Palm Oil Masih Sideways

Palm Oil Masih Sideways

Kamis, 23 Oktober 2014 10:35:05 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD sinyalkan masih adanya tekanan penurunan bagi palm oil. Namun, palm oil mungkin masih bergerak sideways seiring harga terperangkap di antara MA 50 harian dan MA 200 harian,serta mendatarnya indiktor Stochastic dan RSI.

Dari sisi fundamental, penghapusan pajak ekspor palm oil Indonesia dan Malaysia dapat memberikan harapan akan membaiknya ekspor palm oil dari negara produsen palm oil terbesar No.1 dan No.2 di dunia tersebut.

Data pagi ini yang menunjukan meningkatnya aktivitas sektor manufaktur Cina dapat meredakan kekhawatiran atas outlook permintaan dari konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia. Indeks manufaktur Cina (versi HSBC) mencapai level 50.4 untuk bulan Oktober; lebih tinggi dari prediksi 50.3 dan publikasi sebelumnya 50.2. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk palm oil.

Meski demikian, investor masih cemas dengan melimpahnya supplai produk pertanian dunia terutama kedelai yang merupakan produk substitusi untuk palm oil.

Outlook palm oil masih netral, namun palm oil dapat menguat terbatas dengan target kenaikan RM2200 dan stop-loss RM2120. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2130 hingga RM2185 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2165, RM2185, RM2200

Support Level : RM2130, RM2110, RM2090

(Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search