Sterling Tertekan, Support 1.5625

Sterling Tertekan, Support 1.5625

Jum'at, 14 November 2014 11:26:35 WIB

Monexnews - Pernyataan dovish Bank of England terus menghantui pergerakan sterling, ditambah dengan survey bulanan RICS yang dirilis kemarin menunjukkan kenaikan harga rumah berada pada level terlemah dalam 18 bulan terakhir, membuat sterling semakin tertekan. Spekulasi yang sebelumnya beredar bahwa BOE akan menjadi bank sentral utama yang paling cepat menaikkan suku bunga semakin memudar. Fokus hari ini pada data penjualan ritel dan sentimen konsumen AS yang diperkirakan naik dari bulan sebelumnya, berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut bagi sterling jika data tersbeut dirilis sesuai ekspetasi atau lebih baik.

Pada grafik harian, indikator MACD yang bergerak turun memberikan tekanan, ditambah dengan harga yang telah menembus batas bawah channel bearish, menambah tekanan turun sterling. Penurunan lebih lanjut akan menguji area 1.5625, dengan potensi ke area 1.5580 jika area tersebut ditembus. Sementara indikator stochastic meski bergerak menurun namun telah berada di wilayah jenuh jual, memberikan peluang rebound. Resisten berada pada kisaran 1.5730, penembusan di atas area tersebut dapat membawa haraga naik menuju area 1.5780. Namun selama harga bertahan di bawah area 1.5730, sterling masih akan tertekan.

(Putu Agus)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search