Nikkei Turun Tajam Setelah Data Ekonomi Tunjukan Resesi

Nikkei Turun Tajam Setelah Data Ekonomi Tunjukan Resesi

Senin, 17 November 2014 12:17:11 WIB

Monexnews - Nikkei mencatat pelemahan pada hari Senin, setelah data prelim GDP, mencatat pelemahan 2% dari pembukaan gap up pagi hari tadi.

Bursa Jepang melemah pada hari Senin, membantu Yen rebound dari level terendah 7 tahun nya terhadap dollar yang disebabkan setelah data GDP yang menunjukan ekonomi Jepang secara mengejutkan masih dalam resesi untuk kuartal ke-3.

Data menunkukan prelim GDP mencatat -0.4%, dari ekspektasi +0.5%, dan data kuartal ke-2 direvisi turun menjadi -1.8%, dari -1.7%, merupakan pelemahan terburuk sejak bencana gempa bumi dan tsunami Jepang Maret 2011.

Data buruk yang mengejutkan ini memperkuat ekspektasi PM Shinzo Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan, yang akan diberlakukan pada Oktober tahun depan, setelah kenaikan April lalu memukul keras paa tingkat konsumsi pasar.

Pada hari ini perdagangan antara bursa Shanghai & HongKong akan dibuka terhubung pada kedua bursa, langkah terbaru melepas kebijakan pasar China yang sangat ketat.

Para pemimpin negara G20 setuju untuk mendongkrak pertumbuhan global, mengantisipasi perubahan cuaca dan mengejar pelanggar pajak, tetapi hubungan dunia barat & Rusia masih nampak rentan terkait masalah Ukraina.

Trend Sideway Bullish.

Res : 17675 - 17800 - 17900
Sup : 16975 - 16850 - 16670

(andian)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search