Minyak Masih Di Bearish Channel

Minyak Masih Di Bearish Channel

Senin, 05 Januari 2015 10:46:05 WIB

Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas. Minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian yang dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold.

Dari sisi fundamental, investor masih cemas dengan oulook melimpahnya supplai di tengah rapuhnya prospek permintaan minyak dunia. Kecemasan diperburuk oleh laporan bahwa produksi minyak Rusia naik 0,3% ke level rekor pasca runtuhnya Uni Soviet 10,667 juta barel per hari untuk bulan Desember. Bloomberg juga melaporkan bahwa Irak akan menaikan produksi minyaknya. Investor juga khawatir menghadapi resiko keluarnya Yunani dari zona-euro setelah majalah Der Spiegel menulis bahwa pemerintah Jerman yakin zona-euro dapat menghadapi keluarnya Yunani jika diperlukan. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, masih berlangsungnya musim dingin diharapkan dapat menjaga prospek permintaan energi. Permintaan minyak diprediksi meningkat di musim dingin yang jatuh pada bulan Desember hingga Maret.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $48.30 dan stop-loss $52.75. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $50.40 hingga $52.65 untuk hari ini.

Resistance Level : $52.65, $54.00, $55.10

Support Level : $50.40, $49.50, $48.20

(Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search