Inflasi 2013 Diproyeksi pada 9,3 Persen

Inflasi 2013 Diproyeksi pada 9,3 Persen

Kamis, 29 Agustus 2013 15:38:45 WIB

Monexnews - Pemerintah memproyeksikan laju inflasi pada tahun 2013 berada pada kisaran 9,3 persen. Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengatakan, inflasi berpotensi menyentuh 9,3 persen bila mengikuti historis pergerakan selama 5 tahun terakhir, dengan catatan jika inflasi pada Agustus akan melampaui 1 persen ditambah dengan terus berlanjutnya tekanan eksternal. "Apabila laju inflasi Agustus 2013 sebesar 1,27 persen dan tren pergerakan inflasi mengikuti pola pergerakan historis 5 tahun sebelumnya, serta diikuti dengan potensi tekanan lainnya, maka laju inflasi tahun ini diperkirakan bisa mencapai 9,3 persen," kata Chatib saat rapat kerja dengan Badan anggarn DPR RI yang berlangsung Rabu (28/8). Pendorong naiknya inflasi terutama yang terjadi pada bulan Juli adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang kemudian diikuti Bulan Puasa dan Lebaran. Kemudian disusul pula nilai tukar rupiah yang hingga kini masih terdepresiasi. Hal tersebut pada gilirannya berpotensi mendorong inflasi karena kian mahalnya barang impor (imported inflation). Di kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, inflasi yang berpotensi terjadi pada bulan Agustus ditopang oleh bahan pangan (volatile food). Pihaknya menyebutkan, terdapat tiga bahan pangan berkontribusi besar pada inflasi yaitu daging sapi, ayam, dan bawang merah. (ak)
Sumber: Rilis Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.depkeu.go.id
*disadur tanpa perubahan
(dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search