Manuver BI Kembali Mengejutkan Pasar

Manuver BI Kembali Mengejutkan Pasar

Kamis, 12 September 2013 17:22:47 WIB

Monexnews - Bank Indonesia kembali mengejutkan pasar pada hari Kamis dengan menaikkan suku bunga acuan untuk ke-4 kalinya sejak awal Juni, guna mengekang pelemahan mata uang dan meredam prospek inflasi. Rupiah tercatat telah melemah sekitar 16% sepanjang tahun ini, sementara kenaikan harga bahan bakar dan pangan telah mendorong inflasi harga konsumen bulan Agustus meningkat 8,97% dari tahun sebelumnya.

Beberapa analis berpendapat bahwa dengan kenaikan suku bunga tersebut,

BI juga berharap dapat menekan impor dan mengikis defisit neraca berjalan yang telah mencapai $9,8 milyar pada kuartal ke-2.

Gubernur

Agus Martowardojo dan Dewan Kebijakan BI menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 7,25%, yang tertinggi dalam lebih dari 4-tahun terakhir, mengejutkan sebagian besar ekonom yang memperkirakan suku bunga tidak akan berubah. Langkah kebijakan ini merupakan yang teragresif sejak tahun 2005, ketika BI menaikkan suku bunga sebanyak 1,75% melalui 2 pertemuan di bulan November dan Desember. Dalam kesempatan yang sama BI juga menaikkan suku bunga fasilitas deposito, atau yang dikenal sebagai Fasbi, sebesar 25 bps menjadi 5,50%. Manuver kebijakan bank sentral telah menghantarkan Indonesia bergabung bersama Brazil dan India yang juga mengambil langkah-langkah guna meredam kejatuhan mata uang mereka, seiring ekspektasi pengurangan stimulus moneter AS mendorong investor untuk menjual aset-aset emerging market. Bagaimanapun, sejumlah ekonom masih memperlihatkan keprihatinan dan menilai jika pengetatan kebijakan yang agresif justru akan mendatangkan resiko terhadap konsumsi domestik dan kredit perbankan. "Menaikkan suku bunga untuk menopang mata uang hanya akan memberikan pengaruh kecil," kata Fred Gibson, seorang ekonom Moody s Analytics di Sidney. "Biaya pinjaman yang lebih tinggi hanya akan semakin memperlambat pertumbuhan, sehingga memperburuk pesimisme investor." (vid)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search