Perusahaan Selandia Baru Terima Pekerja Pada Laju Yang Lebih Lambat di Q1

Perusahaan Selandia Baru Terima Pekerja Pada Laju Yang Lebih Lambat di Q1

Rabu, 06 Mei 2015 08:23:49 WIB

Monexnews - Para pengusaha di Selandia Baru memperkerjakan pekerja pada laju yang lebih lambat dari yang ekonom perkirakan di kuartal pertama di saat lebih banyak orang yang memasuki angkatan kerja dan melambatnya inflasi upah. Dollar Selandia ambruk.

Jumlah penerimaan kerja naik sebesar 0.7%, atau hanya 16,000 pekerja, dalam periode tiga bulan sampai akhir Maret setelah kenaikan sebesar 1.2% pada kuartal sebelumnya, ucap biro statistik Selandia Baru di Welington pada hari Rabu. Estimasi median dalam survei Bloomberg News terhadap 13 ekonom menunjukkan untuk pembacaan 0.8%. Tingkat pengangguran tidak berubah di level 5.8%, ekonom perkirakan untuk penurunan. Tingkat partisipasi angkatan kerja naik ke rekor tertinggi di 69.6%.

Catatan kenaikan imigrasi bersih telah meningkatkan angkatan kerja di Selandia Baru dan membantu mempertahankan pertumbuhan upah yang rendah, meningkatkan ekspektasi bahwa inflasi masih akan tetap jinak. Gubernur bank sentral Graeme Wheeler pada pekan lalu emngatakan bahwa dia bersiap untuk melakukan pemotongan suku bunga acuan jika permintaan melemah, dan jika upah dan harga yang diatur tidak konsisten dengan target inflasi 2%-nya.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search