Tingkatkan Daya Saing, Indonesia Perlu Perbaiki Infrastruktur

Tingkatkan Daya Saing, Indonesia Perlu Perbaiki Infrastruktur

Jum'at, 02 Mei 2014 12:27:40 WIB

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Lembaga penelitian Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyarankan perbaikan infratruktur dan pelabuhan untuk menurunkan beban logistik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Peneliti CORE sekaligus Guru besar Universitas Padjajaran, Ina Primiana Syinar menyebutkan, meski rating Logistic Performance Index (LPI) Indonesia meningkat, pemerintah tetap harus melakukan perbaikan infratruktur. Hal tersebut dikarenakan, biaya logistik Indonesia terhadap PDB masih tinggi, yaitu 24,6 persen. Untuk memperbaiki hal tersebut, pemerintah harus mempercepat perbaikan sistem pelabuhan dan transportasi, karena sektor ini menyumbang 60 persen dari beban produksi. "Jika keduanya diperbaiki, biaya logistik terhadap PDB bisa turun 40 persen, atau menjadi 19 persen terhadap PDB, dari sebelumnya 24,6 persen terhadap PDB," tuturnya. Ia menambahkan, untuk memperbaiki biaya logistik, perlu dilakukan penetapan arah kebijakan industri Indonesia serta koordinasi antar-kementerian/lembaga. Menurutnya, koordinasi antarlembaga perlu ditingkatkan, mengingat hal ini menjadi penyebab tidak berjalannya sistem logistik nasional (Sislognas). Pemerintah perlu menentukan koordinator untuk mengkoordinasikan semua kementerian/lembaga, sehingga tidak ada yang jalan sendiri dalam kebijakan seperti saat ini, jelasnya. Peningkatan daya saing ini, menurutnya, sangat diperlukan mengingat akan mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada 2016. Seperti diketahui, rating daya saing negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia jauh di atas Indonesia. Singapura saat ini ada di posisi 2, Malaysia di posisi 24 dan Indonesia di posisi 38.(ans) Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id -disadur tanpa penyuntingan (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search