Alibaba Ingin Menghindari Kegagalan IPO Facebook

Alibaba Ingin Menghindari Kegagalan IPO Facebook

Senin, 06 Mei 2013 14:21:41 WIB

Monexnews - Alibaba Group Holding Ltd tidak ingin bernasib sama seperti facebook dalam hal IPO. Retailer online terbesar di dunia ini mempertimbangkan valuasi yang lebih konservatif daripada apa yang dicapai oleh facebook tahun lalu. Sementara Alibaba yang berbasis di Hangtzou, Cina, mengatakan pihaknya tidak memiliki jadwal IPO tahun ini, namun analis tetap mengantisipasi IPO Alibaba tahun ini atau tahun depan. Hasil IPO akan digunakan untuk membeli kembali saham yang dimiliki oleh Yahooo! Inc.

Alibaba, yang berdiri sejak 1999, telah mengalami spekulasi atas penilaian tahap awal. Dengan perkiraan peningkatan pendapatan sekitar 59% pada tahun ini, beberapa analis memperkirakan Alibaba dapat bernilai $100 milyar, mendekati nilai Facebook pada saat IPO sebesar $104 milyar. Namun harga tersebut dapat menyebabkan ketidakpuasan pemegang saham karena adanya kemungkinan turunnya nilai saham, seperti halnya yang terjadi pada Facebook yang kehilangan setengah nilai pasarnya. Estimasi dari beberapa bank dan perusahaan riset yang dilakukan sejak bulan Februari menghasilkan nilai yang lebih masuk akal untuk Alibaba sebesar $62.5 milyar.

Alibaba tidak menjual barang dagangnya sendiri. Sebaliknya Alibaba memilki platforms Taobao Marketplace dan Tmall.com yang menghubungkan perusahaan ritel dengan konsumen, seperti persilangan antara Amazon.com Inc dan EBay Inc. Estimasi nilai berbagai barang seperti kebutuhan pokok, semen, dan aluminium yang dijual Alibaba tahun lalu sebesar $180 milyar. Untuk memperkuat bisnis mobile-nya, bulan lalu Alibaba mebayar $586 juta untuk 18% saham Weibo dari Sina Corp, yang merupakan layanan jasa seperti Twitter terbesar di Cina. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search