Apple Dikabarkan Kurangi Produksi iPhone X, Sahamnya Turun 1.6%

Apple Dikabarkan Kurangi Produksi iPhone X, Sahamnya Turun 1.6%

Selasa, 30 Januari 2018 12:17:51 WIB

Monexnews -Apple Inc (O: AAPL) dikabarkan akan mengurangi separuh target produksi iPhone X untuk tiga bulan pertama tahun ini menjadi sekitar 20 juta unit, demikian laporan dari Nikkei Asian Review, Senin kemarin. Akibat berita ini, saham Apple turun 1,6 persen dan menekan indeks Wall Street yang ditutup di zona merah.

Laporan tersebut menambah kekhawatiran tentang

penjualan ponsel berbandrol US$999 yang lemah, membuat investor gelisah tentang prospek keuangan perusahaan saat melaporkan hasil kuartal pertama pada hari Kamis nanti.

Saham Apple turun ke level terendah di tahun 2018, mengurangi nilai pasar perusahaan hingga $ 14 miliar. Perusahaan belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini.

Analis Toni Sacconaghi dari Bernstein memangkas proyeksi kuartal kedua dan kuartalan untuk iPhone namun dia mengatakan bahwa dia memperkirakan utilisasi 2018 Apple akan turun tajam karena perubahan pada undang-undang pajak A.S. yang akan membawa tingkat bunga turun menjadi 18 persen.

"Pendapatan Apple harus dengan mudah mengalahkan ekspektasi kuartal Desember, namun panduan Maret bisa mengecewakan," kata analis UBS.

Pemotongan produksi didorong oleh penjualan yang lebih lambat dari perkiraan di musim belanja liburan di Eropa, Amerika Serikat dan China, demikian surat kabar Jepang melaporkan, tanpa mengutip sumbernya.

IPhone X adalah ponsel pertama yang merancang desain baru sejak diluncurkannya iPhone 6 pada tahun 2015 dan banyak yang memperkirakannya akan menghasilkan penjualan

blockbuster, yang dijuluki oleh analis Wall Street sebagai "supercycle."

(Irdy)


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search