Apple Pangkas Pesanan Komponen iPhone 5

Apple Pangkas Pesanan Komponen iPhone 5

Senin, 14 Januari 2013 19:38:00 WIB

Monexnews -

Saham CFD Apple jatuh tajam pada perdagangan pre-market hari Senin setelah dikabarkan pemangkasan pesanan komponen kunci untuk produk smartphone iPhone 5 seperti layar LCD dan part lainnya di triwulan ini akibat lemahnya permintaan.

Terpantau sejauh ini

saham Apple yang berbasis di Cupertino, California anjlok lebih dari 4 persen ke level $498.20 sebelum pembukaan sesi Wall Street hari Senin. Penutupan hari Jumat pekan lalu, Apple diperdagangkan pada level $520.30. Saham supplier Apple seperti Cirrus Logic Inc dan Qualcomm Inc juga terimbas negatif oleh laporan ini.

Apple telah meinta Japan Display Inc, Sharp Corp dan LG Display Co Ltd Korsel untuk mengurangi setengah dari supply panel LCD dari rencana sebelumnya sekitar 65 juta screen LCD di Januari Maret.

Langkah Apple ini mengindikasikan pangsa pasar Apple mulai digerogoti oleh rival smartphone nya di Asia seperti Samsung, dan juga suatu sinyal dini bahwa penjualan iPhone 5 yang dirilis September lalu tidak sekuat yang diantisipasi sebelumnya. Oleh sebab itu diperlukan pemangkasn pesanan order supply untuk mengimbangi inventaris yang berlebih.

Apple telah kehilangan pangsa pasar lebih dari $200 milyar pada rival Samsung Electronics dan Huawei Technologies Co Ltd dan ZTE Corp. Samsung melaporkan di hari Senin bahwa penjualan global smartphone Galaxy S telah melampaui angka 100 juta unit sejak model pertama diluncurkan pada Mei 2010, sedangkan Galaxy S3 terjual lebih dari 40 juta unit dalam 7 bulan.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search