Apple Tersandung Kasus Hak Cipta di China

Apple Tersandung Kasus Hak Cipta di China

Jum'at, 29 Maret 2013 11:42:27 WIB

Monexnews - Kiprah bisnis Apple di wilayah Asia terus mendapat tantangan. Setelah berulangkali menuduh perusahaan asal Asia telah menjiplak hak ciptanya, perusahaan yang berpusat di daerah Silicon Valley ini tersandung masalah hak edar. Perusahaan film negara China menggugat Apple Inc atas sangkaan menjual film-film yang dipegang hak siarnya oleh pemerintah China secara bebas. Menurut laporan South China Morning Post, pihak Shanghai Animation Film Studio menyebut Apple sesuka hati menjual 110 film asal China, termasuk 'Calabash Brothers' dan 'Black Cat Detective'. Studio film China ini meminta kompensasi pembayaran sebesar 3.3 juta yuan ($530,000) atas pelanggaran itu. Apple belakangan ini menjadi sasaran kritik perusahaan dan media China. Salah satu editorial People's Daily berjudul 'Melawan Arogansi Apple' bahkan menulis bagaimana perusahaan besutan mendiang Steve Jobs melakukan bisnisnya di banyak negara. Termasuk perseteruan antara produsen iPhone ini dengan perusahaan teknologi lain seperti HTC dan Samsung. Apple bahkan dinilai tidak hormat terhadap konsumen China karena kerap mencari rival bisnis dari negara itu untuk diseret ke meja hijau. Harga saham Apple semalam ditutup pada level $442.66 atau turun di atas 2%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search