Bank of America Kembali Ajukan Kenaikan Dividen

Bank of America Kembali Ajukan Kenaikan Dividen

Jum'at, 11 Juli 2014 06:07:35 WIB

Monexnews - Bank of America Corp meminta badan regulasi untuk menyetujui kenaikan dividen kuartalan menjadi 5 sen per lembar saham setelah menarik rencana kenaikan sebelumnya di bulan April, menurut laporan Wall Street Journal pada hari Rabu, terkait sumber. Bank of America menarik kembali rencana kenaikan sebelumnya menjadi 5 sen per lembar saham dari 1 sen per lembar saham, setelah menemukan kesalahan yang mengurangi tingkat modal inti sebanyak 4 milyar dollar. Bank terbesar kedua di AS tersebut mengatakan telah mengajukan kembali rencana modal yang baru di bulan Mei namun tidak memberikan rinciannya. Bank of America juga menolak berkomentar mengenai berita ini. Dalam proposal terkini, bank mencoba mendapatkan persetujuan untuk buyback saham yang lebih sedikit dari proposal di bulan April lalu, menurut laporan WSJ tanpa menyebutkan jumlah. Bank of America menargetkan buyback saham senilai 4 milyar dollar. Federal Reserve memiliki waktu hingga sekitar 10 Agustus nanti untuk memutuskan permintaan dari Bank of America tersebut, menurut WSJ.

Rencana kenaikan dividen sebelumnyaakan menjadi yang pertama kali untuk Bank of America sejak krisis keuangan, dan menaikkan dividen merupakan prioritas utama CEO Brian Moynihan. Sebelum krisis keuangan tahun 2008, Bank of America membayarkan dividen kuartalan sebeasr 64 sen per lembar saham. Semenjak krisis, bank-bank di AS harus mendapatkan persetujuan dari the Fed untuk menaikkan dividen dan jumlah buyback saham.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search