Berkat iPhone 6 dan 6 Plus, Apple Bisa Unjuk Gigi di China

Berkat iPhone 6 dan 6 Plus, Apple Bisa Unjuk Gigi di China

Jum'at, 03 April 2015 11:43:01 WIB

Monexnews - Penjualan iPhone di China menembus rekor tertingginya dalam sejarah berkat sumbangsih dari varian iPhone 6 dan 6 Plus. Apple kini menguasai 27,6% pasar smartphone Tiongkok dan mulai memanaskan persaingan dengan merek-merek lokal semacam Xiaomi. Menurut data lembaga riset Kantar Worldpanel Comtech, iPhone 6 menjadi ponsel dengan penjualan terbaik di akhir Februari lalu dengan volume 10,2% dari total penjualan smartphone di China. Posisi ke-dua dan ke-tiga diduduki oleh Xiaomi RedMI dan iPhone 6 Plus. Animo penggemar gadget terhadap produk buatan Apple semakin kuat pasca diluncurkannya dua model terakhir, iPhone 6 dan 6 Plus. Peningkatan angka penjualan keduanya terus berlanjut sampai tahun baru Lunar bulan lalu. Kombinasi antara tingginya penjualan produk lama dan besarnya permintaan iPhone baru membuat Apple sukses menyalip Xiaomi sebagai produsen nomor wahid di Tiongkok. Ponsel yang di-bundling oleh operator China Mobile Ltd menyumbang 59% dari total penjualan iPhone. Ke depannya iPhone akan mengalami persaingan sengit dengan produsen ponsel-ponsel berbasis Android, mulai dari merek mapan seperti Samsung Electronics Co, HTC dan LG, hingga pemain lain asal Tiongkok seperti Huawei dan Xiaomi. Namun setidaknya untuk sekarang, Tim Cook dan kolega bisa jumawa karena mampu menjadi raja di kandang 'macan', yang selama ini dikuasai oleh merek lokal. [Harga saham Apple Inc (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $125.32 atau menguat 0,86% pada sesi perdagangan hari Kamis (02/04).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search