Best Buy Merugi $81 Milyar Pada Q1

Best Buy Merugi $81 Milyar Pada Q1

Selasa, 21 Mei 2013 19:31:46 WIB

Monexnews - Best Buy Co. Inc. pada hari Selasa melaporkan kerugian sebesar $81 milyar atau 24 sen per saham untuk kuartal pertama, setelah membukukan laba sebesar $158 juta atau 46 sen per saham pada tahun sebelumnya.

Earnings per saham dari operasional lanjutan juga turun menjadi 29 sen per saham dari sebelumnya 49 sen per saham. Earnings tersebut tidak termasuk operasional di Eropa, dimana perusahaan telah setuju untuk melepas 50% saham kepemilikan atas Best Buy Eropa pada 30 April lalu. Total pendapatan perusahaan juga merosot menjadi $9,38 milyar dari $10,37 milyar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Para analis

Wall Street sebelumnya memperkirakan Best Buy akan membukukan laba sebesar 24 sen per saham dengan total pendapatan senilai $10,67 milyar.

"Kendati meleset jauh dari ekspektasi, secara keseluruhan Best Buy terus membuat keputusan sulit untuk memperbaiki masalah-masalah yang diwariskan dari manajemen lama. Kami masih percaya jika Best Buy akan mampu melakukan

buyback yang signifikan di sepanjang sisa tahun 2013 atau 2014," kata David Schick, seorang analis pad Stifel. Best Buy sendiri mengklaim jika penurunan laba lebih disebabkan oleh kuartal yang lebih pendek dan berkurangnya peluncuran produk high-profile jika dibandingkan dengan tahun lalu, pergeseran waktu kompetisi Super Bowl dan kian ketatnya persaingan harga. Best Buy memperkirakan jika persaingan harga masih akan menekan keuntungan pada kuartal ke-2. Saham Best Buy terpantau merosot sekitar 2,65% dalam sesi pre-market hari Selasa. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search