Biaya Produksi Tinggi, Ford Berencana Tutup Pabrik Australia Tahun 2016

Biaya Produksi Tinggi, Ford Berencana Tutup Pabrik Australia Tahun 2016

Kamis, 23 Mei 2013 09:27:14 WIB

Monexnews - Ford Motor Co. akan berhenti memproduksi mobil di Australia, sembilan dekade setelah Henry Ford pertama kali membangun Ts Model, akibat gelombang pergerakan mata uang yang menghancurkan kemampuan industri lokal untuk bersaing. Ford Australia menggunakan biaya dua kali lebih besar dari divisi Eropa, dan empat kali lebih besar dari divisi Asia. Presiden Ford Australia, Bob Graziano, mengatakan akan memberhentikan 1.200 tenaga kerja pada oktober 2016.

Ford merupakan produsen mobil terkecil di Australia setelah Toyota, dan General Motor. Kehilangan salah satu dapat berarti industri secara keseluruhan menjadi terlalu kecil untuk mendukung rantai pasokan. Menurut Federation of Automotive Products Manufacture, industri mobil mempekerjakan lebih dari 45.000 tenaga kerja diseluruh negeri, dan sebanyak 250.000 pekerjaan yang terkait dengan industri mobil.

Saham Ford pada perdagangan kemarin dibuka pada level $15.07 dan ditutup pada level $14.96. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search