Cacat Produksi, Toyota Tarik Produknya di AS

Cacat Produksi, Toyota Tarik Produknya di AS

Senin, 03 Februari 2014 15:26:39 WIB

Monexnews - Toyota Motors menghentikan penjualan sebagian produknya di Amerika Serikat. Perusahaan mengambil kebijakan ini setelah menemukan adanya kekurangan dalam fasilitas di dalam kabin mobil. Toyota menyebut kalau material yang dipakai pada kursi jok beberapa jenis produk ternyata tidak anti api, sesuai standar aturan yang berlaku di Amerika. Seraya memperbaiki kekurangan yang ada, perusahaan harus menghentikan penjualan untuk sementara waktu. Dari 36.000 mobil yang siap dipasarkan kepada konsumen, varian paling laris seperti Camry dan Corolla termasuk di dalam daftar produk yang harus disempurnakan. Jumlah itu setara dengan 13% dari keseluruhan unit yang siap edar. "Materi (pada kursi) tidak tahan api sebagaimana ditetapkan oleh pengawas otomotif Amerika," demikian pernyataan resmi Toyota. Varian yang usianya relatif baru seperti Avalon, Sienna, Tacoma dan Tundra juga mengalami kekurangan yang sama. Toyota masih menghitung berapa jumlah mobil cacat produksi yang sudah terlanjur dibeli oleh konsumen. Perusahaan juga meminta kelonggaran kepada National Highway Traffic Safety Administration supaya bisa tetap menjual unit yang sudah siap edar tanpa penyempurnaan lebih lanjut. Pihak otoritas sendiri berjanji akan mempelajari proposal keberatan Toyota mengingat unsur material kursi bukanlah suatu komponen yang bisa mempengaruhi keselamatan penumpang secara langsung. "Kami sedang merakit beberapa komponen baru, dan siap mengganti bagian yang bermasalah di dealer," ujar Juru Bicara Toyota, Brian Lyons. Pada bulan Oktober lalu, Toyota terpaksa menarik 870 ribu unit kendaraan karena adanya permasalahan pada bagian AC. Isu recall memang masih akrab produsen mobil terbesar dunia ini meskipun perseroan sudah memancang target penjualan sebanyak 10 juta unit tahun ini atau lebih baik dibandingkan catatan tahun 2013 yang hanya 9.7 juta mobil. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search