CEO Twitter: Pertumbuhan Pengguna Bukan Prioritas Utama Kami

CEO Twitter: Pertumbuhan Pengguna Bukan Prioritas Utama Kami

Selasa, 28 Oktober 2014 11:49:43 WIB

Monexnews -Twitter Inc., melaporkan kembali penurunan pertumbuhan pengguna kuartalan, yang mana itu telah memicu aksi jual dalam saham dan berikan tekanan kepada CEO Dick Costolo untuk buktikan bahwa dia dapat menarik lebih banyak pengguna dan pengiklan.

Jumlah anggota aktif pada jejaring sosial tersebut naik sebesar 23% menjadi 284 juta, di laporakan oleh perusahaan yang berbasis di San Fransisco tersebut kemarin. Itu di bandingkan dengan kenaikan sebesar 24% dalam periode sebelumnya dan mengikuti setidaknya 12 kali kuartalan dari perlambatan pertumbuhan.

"Itu adalah jumlah yang kami sampaikan ke pasar dan itu bukan prioritas utama kami," kata Costolo dalam sebuah wawancara setelah pengumuman earnings. "Kami memiliki aspirasi untuk meningkatkan jumlah pengguna harian terbesar di dunia."

Untuk mencapai tujuan tersebut, Twitter harus tingkatkan sebanyak empat kali lipat jumlah penggunanya untuk menantang jumlah pengguna Facebook Inc yang lebih dari 1.32 milyar orang. Costolo menempati posisi eksekutif dan memperkenalkan produk baru pada tahun ini seiring dia berusaha untuk meyakinkan kembali investor bahwa Twitter, yang di jual ke publik pada bulan November, memiliki ruang untuk tumbuh. Perusahan telah mendorong lebih jauh pada iklan mobile dan layanan untuk para pengembang aplikasi lainnya, bergerak menjauh dari mengandalkan situs utama untuk menghasilkan traffic dan iklan. "Mereka perlu tingkatkan jumlah pengguna lebih tinggi lagi jika mereka ingin mempertahankan perhatian para pemasar," kata Nate Elliot, seorang analis di Forrester Research Inc. "Mereka bergerak dalam jalur yang tepat, dengan mempertimbangan waktu pada tahun lalu kami takjub jika mereka dapat memulai pertumbuhan di semua sektor. Namun mereka akan ingin bergerak lebih cepat ke arah itu." Penjualan telah naik lebih dari dua kali lipat menjadi $361.3 juta, melampaui proyeksi rata-rata analis sebesar $351 juta.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search