Direktur Yahoo, John Hayes, Akan Mundur Dari Dewan Yahoo Di Tahun Ini

Direktur Yahoo, John Hayes, Akan Mundur Dari Dewan Yahoo Di Tahun Ini

Jum'at, 28 Maret 2014 11:54:43 WIB

Monexnews -

Salah seorang direktur Yahoo, John Hayes, yang bergabung dengan perusahaan di tengah terjadinya pergolakan di dalam dewan di tahun 2012, tidak akan mencalonkan lagi dirinya pada pertemuan para pemegang saham di bulan Juni.

Hayes, yang merupakan kepala pemasaran di American Express Co., mengatakan bahwa dia tidak mampu membagi waktu dan fokusnya untuk posisi tersebut, mengingat tugas-tugasnya di perusahaan kartu kredit, kata Yahoo dalam pernyataannya kemarin. Dia adalah salah satu dari tiga direksi yang bergabung di dewan di tengah terjadinya bentrokan dengan investor Dan Loeb s Third Point LLC yang hampir dua tahun yang lalu.

Saya telah membuat keputusan yang sulit untuk tidak mengikuti kembali pemilihan untuk menjadi anggota dewan Yahoo, kata Hayes dalam pernyataannya. Saya memiliki keyakinan yang besar dalam keberlanjutan kemajuan dan sukses Yahoo.

Yahoo, yang berada di bawah kepemimpinan CEO Marisa Mayer, telah lama berjuang dengan perubahan di dalam manajemen dan ruang rapat. Keputusan Hayes datang setelah Loeb mundur dari dewan pada setahun yang lalu. Loeb, adalah orang yang berperan penting dalam membawa Mayer ke Yahoo, yang menjadi direktur di bulan Mei 2012 dalam sebuah perombakan yang terkait dengan pemecatan mantan CEO Yahoo, Scott Thompson.

John membawa antusiasme, keahlian dan energinya untuk para dewan Yahoo, kata Mayer dalam pernyataannya. Wawasannya dalam bagaimana di membawa merek kami dan pelaksanaannya terhadap strategi kami sungguh tak ternilai.

Hayes adalah ketua dari pencalonan dewan dan tata kelola komite dewan perusahaan. Dia masih akan dalam posisinya sampai pertemuan tahunan para pemegang saham. Yahoo tidak mengatakan apakah Hayes akan di gantikan di dewan atau tidak, yang saat ini memiliki tuju anggota.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search