Disney Kembali Tambah Modal untuk Operasional Disneyland Paris

Disney Kembali Tambah Modal untuk Operasional Disneyland Paris

Selasa, 07 Oktober 2014 15:23:04 WIB

Monexnews - Untuk kali ke-dua dalam 3 tahun terakhir, Walt Disney terpaksa 'membantu' pendanaan wahana Disneyland yang berlokasi di kota Paris, Prancis. Kali ini, perusahaan hiburan itu menyuntikkan uang $1,25 miliar agar salah satu taman bermainnya itu bisa tetap beroperasi. Sejak dibuka tahun 1992, wahana bermain Disneyland Paris menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Eropa. Namun dalam beberapa tahun terakhir, bisnis taman hiburan berbalik lesu sehingga sang pemilik harus memutar otak agar bisa tetap menjalankan operasionalnya. Sejak krisis hutang melanda sebagian negara Eropa, jumlah kunjungan wisatawan terus menurun. Rendahnya daya beli warga membuat taman hiburan bukan lagi menjadi prioritas kunjungan utama. Alhasil, perusahaan harus menanggung beban biaya dan hutang yang menggunung. Jumlah pengunjung Disneyland Paris diprediksi turun ke kisaran 14,1 juta orang tahun ini atau 800.000 orang lebih sedikit dibanidngkan tahun 2013. Sementara jumlah hunian kamar hotel juga diperkirakan merosot antara 75% dan 80% dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itulah anak usaha, Euro Disney, yang memegang hak operasional di Eropa, diyakini akan mengalami kerugian antara 110 juta dan 120 juta Euro di akhir tahun. Walt Disney sendiri memiliki sekitar 40% saham di anak usahanya yang berbisnis di Eropa itu. Apabila Disney kembali menaikkan kebutuhan modal dan mengalihkan hutang ke dalam saham, maka mereka bisa sepenuhnya menguasai Euro Disney meski keputusannya sangat tergantung pada kemauan investor untuk ikut dalam program bailout tersebut. Adapun pemegang saham mayoritas ke-dua Euro Disney yaitu pangeran Saudi, Prince Alwaleed Bin Talal, dengan total kepemilikan sebesar 10%. Euro Disney memiliki nilai aset 124 juta dan masih berhutang ke Disneyland sebanyak 1,75 miliar Euro. [Harga saham Walt Disney Company (NYSE:DIS) ditutup pada posisi $88.56 atau menguat 0,12% pada sesi perdagangan New York hari Senin (06/10).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search