Eks-CEO Apple Puji Kinerja Tim Cook

Eks-CEO Apple Puji Kinerja Tim Cook

Selasa, 08 Oktober 2013 12:56:38 WIB

Monexnews - Sudah dua tahun Tim Cook menduduki posisi CEO di Apple Inc, perusahaan teknologi paling mahal sejagad. Selama itu pula Apple dibawanya ke level tertinggi dalam industri perangkat mobile dan PC. Walaupun sempat dicibir kemampuannya dalam mengelola perusahaan, Cook membuktikan dirinya memang layak menggantikan Steve Jobs. Menurut eks-CEO Apple periode 1983-1993, Tim Cook bisa menjaga reputasi cemerlang Apple untuk jangka waktu lama. John Sculley berpendapat tidak ada sosok yang lebih tepat untuk melanjutkan perjuangan Steve Jobs selain CEO Apple saat ini. "Ia melakukan pekerjaan yang hebat. Dia berusaha keras untuk tidak memposisikan diri sebagai pengganti Jobs," imbuh Sculley kepada CNBC. Sculley memuji kebijakan Tim Cook dalam menjaga filosofi bisnis Apple. Perusahaan tetap tidak berkompromi dalam urusan kualitas produk dan inovasi baru di setiap modelnya. "Steve Jobs membuat suatu langkah besar, dan Tim berhasil meneruskannya sampai sekarang," tambah Sculley. Saham Apple sempat melemah pasca pelantikan Cook sebagai CEO di bulan Agustus 2011. Dalam 12 bulan terakhir, harganya turun sebanyak 25% sehingga memicu skeptisme investor terhadap prospek bisnis perusahaan. "Apapun yang terjadi, saya belum pernah menjual saham saya karena optimis kalau perusahaan akan baik-baik saja," kilah Sculley. Menyikapi kabar akuisisi Blackberry, John Sculley menilai dibutuhkan calon investor strategis untuk menaikkan kembali pamor produsen asal Kanada itu di kancah industri ponsel. Pada akhir September lalu Blackberry mencapai kesepakatan prinsipil dengan pihak Fairfax, salah satu perusahaan asuransi dan investasi Kanada.Valuasi harga sahamnya dipatok pada level $9 atau total senilai $4.7 miliar. Blackberry memiliki waktu 6 pekan untuk mempertimbangkan tawaran itu dan menyeleksi calon pembeli sebelum putusan diberikan kepada Fairfax. "Semua pihak harus bergerak cepat karena di dunia teknologi segala sesuatunya harus dipastikan sesegera mungkin," tutup Sculley. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search