Ford Tambahkan 1,550 Pekerja Untuk Produksi F-150

Ford Tambahkan 1,550 Pekerja Untuk Produksi F-150

Rabu, 04 Februari 2015 18:16:31 WIB

Monexnews - Ford Motor Co pada hari Rabu mengatakan sedang menambah sejumlah 1,550 pekerja pada 4 pabriknya untuk memproduksi truk pickup F-150 baru dengan bodi aluminium. Perusahaan juga mengatakan bahwa untuk pertama kalinya memproposikan pegawai perwakilan serikat pekerja dari tingkat upah entry-level menjadi tingkat upah yang sama seperti yang dibayarkan untuk pekerja veteran. Sekitar 300 hingga 500 pekerja akan mendapatkan promosi hingga akhir kuartal pertama, ucap Ford.

Di tahun 2007, serikat

United Auto Workers dan 3 produsen otomotif terbesar AS termasuk Ford menyepakati bahwa pekerja baru akan dibayar dengan upah di bawah pekerja UAW yang telah veteran. Hal ini dilakukan agar produsen otomotif AS lebih kompetitif dengan produsen otomotif asing dengan pabrik perakitan di AS. Serikat pekerja dan Ford sepakat bahwa 20% dari pekerja pabriknya dapat berada pada level entry-level, dengan pengecualian untuk pabrik suku cadang dan pabrik as di dekat Detroit, dan untuk pekerjaan baru di Ford dikarenakan biaya tenaga kerja yang lebih rendah.
HIngga bulan Januari, Ford telah melebihi dari elvel 20%. Dari 1,550 pekerjaan, 900 dialokasikan untuk pabrik truk Ford di Kansas City dan sisanya terbagi di pabrik pencetakan, suku cadang, dan pabrik AS dekat Detroit. Ford tidak mengatakan seberapa banyak pekerjaan yang sedang diambat karena tingginya tingkat penjualan F-150 yang baru, yang baru diluncurkan beberapa bulan yang lalu. Di bulan Januari, truk F-150 baru yang berbadan aluminum mencakup 18% dari penjualan ritel F-150 secara keseluruhan. F-150 merupakan andalan pada truk pickup seri F yang merupakan kendaraan paling laris di Amerika Utara dan juga penghasil laba tertinggi untuk Ford.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search