Google Berambisi Kuasai Teknologi Robot

Google Berambisi Kuasai Teknologi Robot

Selasa, 17 Desember 2013 12:20:05 WIB

Monexnews - Merjer dan akuisisi memang menjadi program wajib yang dicanangkan oleh perusahaan-perusahaan Wall Street setiap tahunnya. Namun seiring perkembangan teknologi dan diferensiasi pasar, beberapa emiten mulai berani out-of-the-box dalam menuntaskan deal strategis. Termasuk dengan membeli perusahaan baru yang bisnis utamanya agak 'menyimpang'. Google dilaporkan baru mengakuisisi Boston Dynamics, perusahaan yang hanya terkenal di industri teknologi militer Amerika Serikat. Pembelian yang dilakukan oleh penyedia mesin pencari terbesar dunia ini makin terkesan tidak biasa karena Boston Dynamics adalah spesialis pembuat robot. Ya, perusahaan ini adalah perancang robot untuk keperluan militer. Pendiri Boston Dynamics, Marc Raibert, mengkonfirmasi pembelian perusahaannya oleh Google kepada CNN. "Kami termotivasi untuk mengembangkan robot di bawah tim Google," ujarnya. Gagasan untuk membangun divisi robot dicetuskan oleh pembesut aplikasi Android, Andy Rubin, yang merupakan salah satu sosok terpenting dalam program inovasi teknologi Google. Diam-diam, Google bahkan telah membeli sebanyak tujuh perusahaan pengembang robot dalam enam bulan terakhir untuk mewujudkan 'Revolusi Robot' di sektor teknologi. Pihak Boston Dynamics menolak untuk memberitahu nilai akuisisi oleh Google, dan ia juga tidak mau membocorkan rencana strategis di balik deal itu. Perusahaan ini memang dikenal memiliki reputasi bagus dalam pembuatan robot. Salah satu karyanya adalah robot tahan banting yang mampu berlari lebih cepat dibandingkan juara dunia atletik Usain Bolt dan mampu melompat setinggi 30 kaki. Tidak heran jika Defense Advanced Research Projects Agency atau DARPA kerap menggunakan jasa Boston untuk program militer teknologi tinggi. Jika dihitung nilai kontrak dengan Departemen Pertahanan Amerika, Boston Dynamics jauh di atas Google. Perusahaan ini telah memenangkan tender dari pemerintah sekitar total $140 juta sejak tahun 2000 (data USASpending.gov). Sementara Google hanya bisa meraup $300.000 dari kocek pemerintah untuk tender proyek keamanan dan pertahanan. Oleh karena itu, Andy Rubin dan kolega berharap bisa mengambil manfaat dari akuisisi Boston Dynamics mulai tahun depan. Selain kontrak-kontrak kerja, transfer ilmu juga diharapkan lebih cepat karena Google sepertinya tidak sabar membuat robot pencetak pundi-pundi uang.
*Harga
saham Google ditutup pada posisi $1,072.98 atau naik 1.15% pada sesi perdagangan semalam (Senin 16/12). (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search