Kasus Mesin Cuci, Samsung-LG Berseteru di Pengadilan

Kasus Mesin Cuci, Samsung-LG Berseteru di Pengadilan

Jum'at, 26 Desember 2014 12:02:51 WIB

Monexnews - Kasus memalukan terjadi antara dua perusahaan elektronik terbesar Korea Selatan, Samsung Electronics dan LG Electronics. Samsung menuduh pihak LG telah merusak beberapa mesin cuci yang mereka jual di toko-toko ritel yang berlokasi di Jerman. Tujuannya diduga untuk memperburuk reputasi Samsung, terutama di industri alat-alat rumah tangga, jelang pameran akbar yang digelar di negara itu. Samsung memutuskan untuk membawa kasus pengrusakan mesin cuci ke pengadilan. Pada hari Jumat ini, tim penuntut umum menggeruduk kantor pusat LG untuk mencari bukti-bukti dokumen, khususnya yang terkait dengan perintah pengrusakan. Tindakan aparat dilatarbelakangi permintaan Samsung yang diajukan kepada Kantor Jaksa Penuntut Kota Seoul. Konglomerasi bisnis terbesar Korea ini mengklaim ada karyawan LG yang sengaja merusak beberapa mesin cuci mahal yang dipajang di dua toko di kota Berlin pada saat IFA Show September lalu. Persaingan antara kedua perusahaan memang sedang meruncing jelang pameran elektronik akbar yang akan digelar di Las Vegas bulan Januari mendatang. Tim penuntut dilaporkan menyelidiki Kepala divisi produk rumah tangga LG dan mencari dokumen serta hard disk yang terkait dengan penyelenggaraan IFA. Mereka bahkan menyisir pabrik LG yang berlokasi di kota Changwon untuk mencari informasi tambahan. Baik pihak penuntut dan perusahaan belum mau berkomentar tentang pemberitaan media. Satu hal yang pasti, Samsung sudah mengajukan tuntutan hukum kepada beberapa karyawan LG setelah insiden mesin cuci rusak di Jerman. Di lain pihak, LG justru mengancam akan menggugat balik karena merasa jadi korban asal tuduh. Kepala Divisi Produk Rumah Tangga LG, Jo Seong-jin dicekal ke luar negeri jelang Consumer electronics Show tanggal 6-9 Januari 2015. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search