Ketimbang PHK, IBM Pilih untuk Liburkan Karyawan

Ketimbang PHK, IBM Pilih untuk Liburkan Karyawan

Rabu, 07 Agustus 2013 09:32:38 WIB

Monexnews - Berbagai cara dilakukan oleh perusahaan untuk mengoptimalkan pemasukan dan menghemat pengeluaran. Selain mengurangi jumlah karyawan, beberapa bahkan berani mengeluarkan kebijakan 'baru' demi melindungi keseimbangan neraca. Salah satunya adalah dengan memangkas waktu kerja atau meliburkan pegawainya. International Business Machines Corp. atau IBM menginstruksikan sebagian besar karyawan dari dua divisi berbeda untuk mengambil libur. Perusahaan memberikan ekstra cuti selama seminggu untuk bulan ini bagi pekerja yang mengabdi di departemen sistem/teknologi dan supply chain. Mayoritas dari mereka yang bekerja di Amerika Serikat diwajibkan libur selama sepekan sejak tanggal 24 hingga 31 Agustus. Sebagai kompensasinya, karyawan yang libur hanya akan menerima sepertiga upah mingguan mereka dan pihak direksi dipastikan tidak menerima gaji sama sekali untuk pekan yang sama. Pihak IBM tidak menyebut secara spesifik berapa jumlah karyawan yang diliburkan namun produsen komputer itu menyatakan bahwa kebijakan baru ini sebagai jalan terbaik untuk berhemat ketimbang melakukan PHK. Belum diketahui pula berapa target pengeluaran yang bisa dipangkas dari pemberian waktu libur karyawan di akhir Agustus nanti. "Dari seluruh kemungkinan, opsi ini adalah yang terbaik bagi nasib karyawan dan daya saing IBM di industrinya," demikian ujar juru bicara perseroan. IBM memang dipaksa berhemat karena pada kuartal II lalu hasil pemasukannya berkurang 12% dari lini bisnis sistem dan teknologi. Selama tujuh kuartal beruntun, angka revenue tahunan turun termasuk dari penjualan produk hardware. Kondisi keuangan yang kurang kondusif membuat lembaga keuangan Credit Suisse melakukan downgrade terhadap rekomendasi sahamnya. Tim analis menyatakan tidak melihat adanya prospek pertumbuhan bisnis yang jelas dari salah satu perusahaan IT terbesar di Amerika itu. Harga saham IBM ditutup pada level $190.99 sekaligus menjadikannya ekuitas dengan kinerja terburuk pada sesi perdagangan semalam (06/08). (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search