Kurangi Bisnis Investasi, Barclays Korbankan 7000 Karyawan

Kurangi Bisnis Investasi, Barclays Korbankan 7000 Karyawan

Jum'at, 09 Mei 2014 11:15:29 WIB

Monexnews - Restrukturisasi terus dilakukan oleh salah satu perusahaan finansial dan perbankan britania di tahun 2014. Barclays kembali melakukan PHK besar-besaran yang dijadwalkan berlaku sampai dua setengah tahun ke depan. Barclays memang berencana mengurangi bisnis bank investasinya demi efisiensi. Kebijakan itu berakibat pada hilangnya mata pencarian bagi ribuan tenaga kerja yang mengabdi pada divisi tersebut. Pihak direksi akan kembali mem-PHK 7000 karyawan secara bertahap sampai tahun 2016 mendatang, dimulai dengan 2000 orang tahun ini. Apabila rencana pengurangan jumlah pekerja tersebut berhasil dituntaskan, maka Barclays resmi memberhentikan 19.000 orang dari pekerjaannya dalam tiga tahun terakhir. Mayoritas dari mereka merupakan karyawan yang mengurus divisi investasi. "Barclays akan lebih terfokus pada area yang benar-benar dikuasainya, baik dalam aspek kemampuan, skala bisnis dan daya saing," ujar CEO Antony Jenkins dalam pernyataan resminya. Menurutnya, Barclays akan menjadi perusahaan yang lebih kuat sehingga mampu menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih besar pula. Dalam 15 bulan terakhir, Barclays memang mengadakan perombakan di berbagai sektor. Antony Jenkins menjadi sosok yang memprakarsai misi perubahan bisnis perusahaan, di mana ia memulainya dengan memangkas berbagai pengeluaran yang tidak efektif. Sang CEO juga bertanggungjawab untuk memulihkan reputasi buruk Barclays pasca berbagai skandal yang menerpanya. Setelah segala proses administrasi dituntaskan tahun 2016, bisnis investasi Barclays hanya akan berkontribusi 30% terhadap nilai aset Barclays, atau lebih rendah dibandingkan sumbangsihnya saat ini yang mencapai 50%. Kemudian divisi perbankan ritel, kartu kredit/debit dan bisnis keuangan di wilayah Afrika akan memegang porsi aset terbesar pasca restrukturisasi. Investor sendiri menyambut baik kabar PHK besar-besaran Barclays dalam dua tahun ke depan sehingga sahamnya menguat 4.6% dalam sehari. Namun jika dihitung sejak tahun lalu, saat indeks FTSE London menguat 3.6%, saham Barclays masih lebih lemah sebanyak 11%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search