Laba Philips Turun, Tahun 2014 Diperkirakan

Laba Philips Turun, Tahun 2014 Diperkirakan "Sulit"

Selasa, 22 April 2014 12:57:34 WIB

Monexnews - Konglomerat elektronik asal Belanda, Philips melaporkan penurunan pendapatan bersih pada hari Selasa, namun optimis terhadap outlook di Eropa, dengan CEO Frans van Houten menyoroti bahwa tingkat permintaan pada kontinen Eropa mulai membaik. Laba bersih Philips berada pada 137 juta euro (189 juta dollar) untuk kuartal pertama tahun 2014, dibandingkan dengan 162 juta pada kuartal pertama tahun 2013. Pendapatan berada pada tingkat 5.02 milyar euro.

Van Houten mengatakan bahwa ia memperkirakan 2014 akan menjadi tahun yang sulit, namun masih yakin bahwa perusahaan dapat mencapai target keuangan jangka menengah tahun 2016 miliknya. Dalam negara berkembang, tingkat pertumbuhan mengecewakan untuk Philips, yang memproduksi alat-alat kesehatan, gaya hidup konsumen, dan lampu. Tingkat penjualan di China bertumbuh hanya 5% pada kuartal pertama, menurut van Houten, yang mengatakan China telah melambat, dengan penurunan momentum pada tingkat penjualan. Biaya restrukturisasi juga menekan Philips, ucapnya, begitu juga nilai tukar euro. Penguatan euro telah menekan jumlah

earnings, ucap Philips, ditambah dengan fluktuasi pada banyak mata uang negara berkembang.

Namun outlook nampak lebih positif di Eropa, dengan van Houten mengindikasikan bahwa penjualan pada pasar Eropa selatan mulai pulih. Hal ini terjadi setelah anjloknya tingkat permintaan di zona euro dalam beberapa tahun belakangan, seiring krisis hutang kawasan menyusul krisis keuangan global tahun 2008. "Menurutku, Eropa sudah mulai pulih," ucap van Houten. Bagaimanapun, ia menambahkan bahwa negara Eropa bagian utara masih flat dan nampak masih belum akan melaju. Outlook masih mix, ucapnya, kembali menegaskan bahwa tahun 2014 akan menjadi tahun yang sulit.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search