Laba Samsung Merosot Untuk Dua Kuartal Beruntun

Laba Samsung Merosot Untuk Dua Kuartal Beruntun

Selasa, 08 April 2014 08:49:07 WIB

Monexnews -

Samsung Electronics Co., yang merupakan produsen smartphone terbesar di dunia, membukukan penurunan laba kuartalan kedua berturut-turut di tengah upaya mereka yang memperlambat dalam menurunkan harga untuk perangkat dan komponen Galaxy.

Laba operasional turun menjadi 8,4 triliun won ($8 milyar) dalam periode tiga bulan yang berakhir bulan Maret dari 8,8 triliun won pada tahun sebelumnya, kata perusahaan yang berbasis di Suwon, Korea Selatan, dalam pernyataannya pada hari ini. Hasil tersebut di bandingkan dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan 8,3 triliun won dari 29 analis yang di susun oleh Bloomberg.

Penjualan pada produk high-end melambat karena pasar yang jenuh dan debut baru dari iPhone Apple Inc., yang menyebabkan terbatasnya laba pada produsen smartphone terbesar di dunia di saat mereka coba fokus pada perangkat yang lebih murah. Di luncurkannya produk unggulan terbaru mereka seperti Smartphone Galaxy S5 dan di perluasnya model tablet komputer yang di rilis tujuannya untuk memacu permintaan di tengah kompetisi dari para produsen China yang mulai memukul penjualan mereka.

Strategi penjualan smartphone Samsung berubah untuk menjadi mengolah lebih luas dan jajaran produk yang bervariasi dengan harga yang lebih rendah, di bandingkan dengan fokus pada satu model blockbuster, kata Marcello Ahn, seorang analis di Quad Investment Management di Seoul, sebelum di umumkannya laporan laba. Meskipun rata-rata harga jual smartphone jatuh karena melambatnya permintaan produk high-end, ternyata penjualan smartphone Samsung di level kedua juga melambat.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search