Laba Starbucks Naik 25% Ditengah Meningkatnya Penjualan Makanan di AS

Laba Starbucks Naik 25% Ditengah Meningkatnya Penjualan Makanan di AS

Jum'at, 26 Juli 2013 11:06:16 WIB

Monexnews - Starbucks Corp., perusahaan kedai kopi terbesar di dunia, membukukan laba kuartal ketiga yang melampaui estimasi analis seiring konsumen AS lebih sering mengunjungi toko sehingga penjualan makanan meningkat.

Laba bersih meningkat sebanyak 25 persen menjadi $417.8 juta, atau 55 sen persaham, dari $333.1 juta, atau 43 sen persaham pada tahun lalu, kata perusahaan yang berbasis di Seattle dalam penyataannya. Sebelumnya pada analis proyeksinya akan menjadi 53 sen persaham.

CEO Howard Schultz telah mencoba untuk menjual lebih banyak makanan dan minuman yang berbeda di caf Starbucsk untuk membantu meningkatkan pendapatan, yang estimasi para analis akan naik 12 persen menjadi $14.8 milyar dalam fiskal perusahaan tahun 2013. Pada awal pekan ini, perusahaan mengumumkan kerja sama dengan Danone SA untuk mengembangkan dan menjual yoghurt Yunani di caf dan supermarket.

Makanan telah mejadi sangat fenomenal untuk kami, kata Kepala keuangan Troy Alstead pada saat wawancara. Memperbaharui minuman energi dan kopi espresso macchiato juga membantu penjualan di AS selama kuartal ini, katanya

Pendapatan naik 13 persen menjadi $3.74 milyar dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni, sebelumnya analis perkirakan akan menjadi $3.72 milyar.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search