Laba Visa Menurun Akibat Tingginya Biaya

Laba Visa Menurun Akibat Tingginya Biaya

Jum'at, 01 Mei 2015 04:44:02 WIB

Monexnews -

Visa melaporkan kejatuhan laba 3% di kwartal terakhir akibat kenaikan expense, meskipun di saat bersamaan revenue meningkat seiring tinggi nya volume pembayaran. CEO Charlie Schaf menyatakan kinerja perusahaan masih baik meski ada imbas negative dari penguatan Dollar, dan penurunan harga minyak menambah tekanan pada pertumbuhan revenue.

Di kwartal terakhir, volume pembayaran meningkat 11% ke level $1.2 trilyun dalam nilai tukar yang konstan. Selain itu total transaksi naik 11%, ke level $17 milyar. Revenue internasional juga naik 11% menjadi $964 juta. Revenue lainnya seperti fee lisensi Visa ke Eropa, meningkat 12% ke $204 juta. Namun expense operasional juga meningat 1% menjadi $1.1 milyar seiring penambahan personil.

Secara keseluruhan, laba Visa turun ke $1.55 milyar, dibanding $1.6 milyar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Earnings per share tidak berubah di level 63 sen, revenue naik ke $3.41 milyar dari semula $3.16 milyar. Visa juga melakukan buyback di kwartal terakhir sebesar 16.2 juta lembar saham, dan memiliki sisa dana $3.8 milyar tersedia untuk melanjutkan rencana buyback.


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search