Laporan Earnings Coca-Cola Lampaui Estimasi

Laporan Earnings Coca-Cola Lampaui Estimasi

Kamis, 23 April 2015 00:08:59 WIB

Monexnews -

Coca-Cola Co. membukukan laba dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dikuartal pertama seiring volume penjualan minuman naik 1% selama periode tiga bulan pertama tahun ini.

Pada kuartal terakhir, Coke mengatakan bahwa volume penjualan minuman soda dan nonkarbonasi di seluruh dunia keduanya tumbuh1%.

Produsen dari merek-merek yang termasuk soda Sprite dan jus jeruk Minute Maid telah memperingatkan bahwa 2015 akan menjadi tahun yang penuh tantangan karena mereka berencana untuk memangkas biaya sekitar $3 miliar dan akan menghadapi meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap kesehatan.

Dalam sebuah langkah yang membantu mengimbangi penurunan dalam volume soda, Coke menaikan harga secara agresif di AS selama semester kedua 2014, memanfaatkan reboundnnya ekonomi, serta turunnya jumlah pengangguran dan meningkatnya upah.

Sementara itu, Coca-Cola melihat fluktuasi mata uang akan melukai pendapatan mereka. Coca-Cola sebagian besar menghasilkan keuntungannya di luar negeri dan memperingatkan di bulan Februari bahwa pelemahan mata uang dapat menyeret turun laba sebelum pajak sebesar 7 hingga 8 persen di tahun 2015. Sejak itu, dollar telah menguat lebih lanjut terhadap berbagai mata uang utama yang termasuk real Brasil dan euro.

Coca-Cola meluncurkan program pemangkasan biaya sebesar $3 miliar di bulan Oktober, seiring produsen dari Sprite, Minute Maid dan Powerade tersebut memperingatkan bahwa mereka akan tidak mencapai target laba setelah penjualan melambat di seluruh dunia. Program pemangkasan biaya tersebut termasuk penghapusan biaya-biaya yang tidak penting menjadi nol, pengurangan tenaga kerja dan mengatur kembali dana simpanan untuk meningkatkan pemasaran setelah target pendapatan tidak tercapai untuk dua tahun beruntun.

Secara keseluruhan, dalam periode yang berakhir 3 April, perusahaan membukukan earnings $1.56 miliar, atau $35 sen persaham, turun dari $1.62 miliar, atau 36 sen persaham dari setahun yang lalu. Diluar beberapa items, earnings persaham sebesar 48 sen. Pendapatan naik tipis sebesar 1.3% menjadi $10.71 miliar.

Analis yang disurvei oleh Thomson Reuters memproyeksikan untuk 42 sen per saham pada earnings dan $10.66 miliar dalam pendapatan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search