Masuk ke Pasar Tablet, Intel Tunggangi Galaxy Tab 3

Masuk ke Pasar Tablet, Intel Tunggangi Galaxy Tab 3

Kamis, 31 Oktober 2013 14:38:48 WIB

Monexnews - Walaupun sudah lama malang melintang di industri prosesor mikro, Intel masih saja kesulitan menembus pasar tablet dan ponsel. Produk jualan yang mereka tawarkan kerap ditolak oleh pembuat ponsel-ponsel pintar di banyak negara. Seakan ingin membuktikan diri sebagai produsen chip handal, Intel kembali masuk ke industri ponsel dan tablet dunia. Adalah Samsung Galaxy Tab 3 10.1 yang menandai eksistensi Intel di tengah kerasnya persaingan komponen elektronik. Sesaat setelah dirilis di Asia dan Eropa, pihak Intel menyatakan bahwa Galaxy Tab 3 merupakan awal datangnya era baru bisnis perusahaan. Di dalam tablet Samsung versi nirkabel LTE, tertanam platform Intel XMM 7160 yakni modem nirkabel multi fungsi pertama yang dibuat produsen asal Amerika Serikat itu. Platform ini memungkinkan jalinan komunikasi melalui jaringan 2G, 3G dan 4G secara lancar. Kemampuan dalam chip Intel memang tidak terlalu mengesankan karena konsepnya sudah diterapkan pertama kali oleh Qualcomm beberapa waktu lalu. Namun kemunculan varian tablet terlaris Samsung menjadi modal bagi Intel untuk meraih klien baru di masa depan. Mengingat belakangan ini reputasi Intel sebagai inovator ulung kian pudar di tengah banyaknya terobosan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pesaing. Salah satu perusahaan yang dalam beberapa tahun lalu setia memakai jasa prosesor chip buatan Intel adalah Lenovo. Seri chip Atom terakhir Intel dibenamkan pada produk Lenovo K900, yang menjadi varian penjualan andalan. Namun kepercayaan Lenovo terhadap kemampuan supplier chip-nya itu makin luntur sehingga ketika membuat produk sekuelnya, yakni K910 atau Vibe Z, Lenovo justru enggan memakai jasa Intel. Perusahaan asal China itu justru memilih Qualcomm sebagai supplier komponen chip. Pada bulan Juni lalu, Lenovo mulai menjual model K900 berbasis chip Atom Intel di Thailand dan Malaysia. Secara total, sudah ada delapan negara yang menjadi sasaran pemasaran K900 di seluruh dunia. Satu-satunya perusahaan lain yang masih memakai jasa Intel dalam produksi ponsel pintarnya adalah Motorola. Varian RAZR i dipasangi prosesor Intel dan sudah dipasarkan di wilayah Eropa. Sementara beberapa vendor memesan chip Intel sebagai komponen terpisah di antaranya perusahaan Lava asal India, Megafon dari Rusia dan operator asal Perancis, Orange. Salah satu kelemahan yang belum bisa diantisipasi oleh Intel adalah kurangnya support komponen pendukung dalam chip untuk berbagai jangkauan jaringan seperti LTE. Namun dengan adanya Samsung Galaxy Tab baru ini, Intel seakan membuktikan bahwa mereka bisa membuat chip LTE dengan kualitas yang tidak kalah bagus. *Harga saham Intel (Nasdaq: INTC) pada sesi perdagangan 31 Oktober 2013 ditutup di level $24.50 (-0.24%). (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search