Nike Terseret Skandal Korupsi FIFA

Nike Terseret Skandal Korupsi FIFA

Jum'at, 29 Mei 2015 13:02:39 WIB

Monexnews - 14 pejabat Organisasi Sepakbola Tertinggi Dunia (FIFA) ditangkap oleh FBI akibat tuduhan korupsi pekan ini. Kontroversi tentang skandal FIFA semakin meruncing karena ikut menyeret nama produsen olahraga, Nike. Dalam dokumen penyidikan yang sedang dipelajari oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat, terdapat satu poin pemeriksaan atas tuduhan suap yang melibatkan pejabat FIFA dan Nike di tahun 1996 silam. Indikasi penyimpangan terjadi kala kedua pihak dan federasi sepakbola Brazil menandatangani perjanjian kerjasama sponsorship senilai $369 juta. Brazil diduga sepakat memberikan hak apparel kuning kebanggaannya kepada Nike atas dorongan FIFA. Jaksa penuntut mengatakan bahwa ada pejabat FIFA yang terlibat sebagai perantara antara federasi sepakbola Brazil dan 'sebuah perusahaan olahraga asal Amerika'. Oknum tersebut diklaim menerima suap untuk membantu perjanjian sponsorship apparel tim nasional Brazil. Agen marketing olahraga bernama Traffic juga dituduh ambil bagian dalam korupsi tender perlengkapan olahraga bagi Brazil dengan komisi yang didapat sebesar 5%. Presiden agensi Traffic, Aaron Davidson, masuk dalam daftar hitam pengadilan dan sudah dilarang terlibat dalam setiap aktivitas sepakbola oleh FIFA. Ada indikasi Nike sepakat membayar uang tambahan $40 juta sebagai 'pelicin' setelah meneken kontrak sponsorship kepada Brazil sebanyak $160 juta. Nike sendiri tidak secara langsung digugat karena pihak penuntut masih mempelajari apakah perusahaan ini termasuk sebagai pelaku suap atau justru korban dari praktik korupsi FIFA. "Kami percaya nilai etika dan sportivitas di dalam bisnis dan olahraga. Oleh karena itu kami menolak segala bentuk manipulasi atau suap," demikian pernyataan resmi Nike. [Harga saham Nike (NYSE:NKE) ditutup pada posisi $102.30 atau melemah 0,25% pada sesi perdagangan hari Kamis (28/05).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search