Pabrik Ford di Turki Vakum Beroperasi karena Mogok Kerja Karyawan

Pabrik Ford di Turki Vakum Beroperasi karena Mogok Kerja Karyawan

Selasa, 26 Mei 2015 14:40:36 WIB

Monexnews - Salah satu pabrik joint venture milik Ford Motors di Turki terpaksa vakum beroperasi selama sekitar dua pekan ke depan. Produksi terhambat oleh sengketa tenaga kerja yang belum terselesaikan sampai sekarang. Anak usaha Ford Otomotiv Sanayi yang menjalankan pabrik di Turki menyebut bahwa aktivitas produksi terhenti sampai waktu yang belum ditentukan karena ada konflik antara pihak manajemen dan buruh. Dalam laporan yang dikirimkan kepada otoritias bursa, Ford mengatakan sebagian pekerja menduduki pabrik tersebut sembari menunggu hasil negosiasi. Isu tenaga kerja memang sedang santer diperdebatkan di Turki. Satu minggu lalu, Tofas Turk Otomobil Fabrikasi AS (TOASO.IS) juga mengalami hal serupa akibat aksi buruh. Perusahaan yang merakit merk mobil semacam Fiat, Citro n, Peugeot, Opel dan Vauxhall ini baru bisa menjalankan produksinya lagi pekan ini pasca mogok kerja karyawannya. Protes besar sedang terjadi di Bursa, area yang dikenal sebagai pusat produksi mobil-mobil di Turki. Mogok kerja pertama dialami oleh Renault SA, yang pabrik terbesarnya berlokasi di area itu pada tanggal 15 Mei lalu. Tuntutan utama kaum buruh yaitu kenaikan upah dari pihak manajemen. [Harga saham Ford Motor (NYSE:F) ditutup pada posisi $15.27 pada sesi perdagangan hari Jumat lalu (22/05).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search