Panasonic Bela Keputusan Terjun ke Bisnis Otomotif

Panasonic Bela Keputusan Terjun ke Bisnis Otomotif

Kamis, 22 Mei 2014 11:00:31 WIB

Monexnews - Panasonic awal bulan ini sudah mencapai kesepakatan dengan perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, dalam proyek pembangunan pabrik mobil supermegah senilai $5 miliar di Amerika Serikat. Panasonic akan didapuk sebagai pihak supplier baterai bagi mobil-mobil ramah lingkungan Tesla yang akan datang. Pemegang saham Panasonic sempat mempertanyakan keputusan pihak direksi untuk terjun ke industri otomotif, teruta,a menyangkut investasinya di pabrik Tesla. Proyek 'gigafactory' Tesla dianggap terlalu ambisius dan belum tentu berhasil sehingga investor meminta penjelasan dari bos Panasonic soal keputusan ini. Perusahaan merespon keingintahuan pemegang saham dengan menggelar pertemuan investor pada hari Rabu kemarin. Analis keuangan meminta penjelasan mengapa Panasonic mau menanamkan modal di pabrik Tesla, dan bagaimana jika nantinya penjualan mobil listrik tidak terlalu bagus. Investor juga khawatir kalau kapasitas produksi menjadi surplus karena sampai sekarang pabrik di Jepang masih mampu memenuhi permintaan pasar. "Kami pastikan bahwa investasi akan berlangsung secara bertahap, seiring dengan jumlah permintaan," jawab Yoshio Ito, Senior Managing Executive Officer Panasonic. Ito juga menjelaskan bahwa pihak direksi sudah memisahkan peran Panasonic sebagai produsen baterai dan posisinya sebagai investor do pabrik Tesla. Dengan demikian maka lini operasional akan berjalan normal dan pos keuangan tidak akan terganggu oleh risiko kerugian investasi. Ketika ditanya soal efek penjualan mobil listrik terhadap laba rugi perusahaan, Executive Officer Panasonic, Shinji Sakamoto mengungkapkan bahwa pendapatan usaha perseroan tidak tergantung pada hasil penjualan mobil Tesla. Ia juga sesumbar dengan mengatakan Panasonic sedang menjadi incaran produsen otomotif lainnya untuk dijadikan supplier baterai. "Tetapi kami tidak akan sepenuhnya terjun langsung ke pasar otomotif," kilahnya di depan pemegang saham. Panasonic memang mengincar kenaikan angka penjualan hingga dua kali lipat dari bisnis otomotif yakni pada angka 2 triliun Yen ($20 miliar) untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2019. Sepertiga dari target itu berasal dari penjualan baterai mobil dan komponen lain dari kendaraan hemat energi. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search