Pemilik Lenovo Utarakan Niat IPO di Hong Kong

Pemilik Lenovo Utarakan Niat IPO di Hong Kong

Selasa, 02 Juni 2015 10:40:16 WIB

Monexnews - Minat perusahaan-perusahaan besar di China untuk initial public offering (IPO) mencapai puncaknya di tahun 2015. Legend Holdings Corp., menjadi perusahaan terakhir yang mengutarakan rencananya untuk mengeruk modal baru dari penerbitan saham perdana di bursa Hong Kong. Hal itu diungkapkan oleh sumber dalam perusahaan kepada beberapa media keuangan. Legend merupakan konglomerasi yang mempunyai porsi saham terbesar di perusahaan teknologi Lenovo Group Ltd. Jajaran direksinya ingin masuk ke bursa demi mengumpulkan modal baru sekitar US$2 miliar. Meski demikian perusahaan ini masih harus memohon izin dari pemerintah kota Beijing, sebagai lokasi bisnis asalnya. Peraturan di Hong Kong mengharuskan setiap calon emiten untuk mengantongi izin dari otoritas wilayah/negara asal sebelum mendaftarkan diri untuk IPO. Apabila Legend berhasil mendapat izin selambatnya hari Kamis besok, maka pihak direksi bisa mulai memberitahukan rincian IPO-nya kepada investor pekan depan. Jika respon pelaku pasar cukup positif, IPO bisa langsung digelar seminggu kemudian di bursa Hong Kong. Artinya Legend paling cepat sudah bisa menjadi anggota bursa di akhir bulan Juni 2015 walaupun jadwal IPO-nya masih harus disesuaikan dengan kondisi pasar. IPO Legend memang sudah dinantikan oleh investor mengingat perusahaan ini punya reputasi tinggi sebagai konglomerasi usaha tertua di China. Selain menguasai porsi kepemiilikan terbesar di Lenovo. Legend juga dominan di bisnis real estate dan punya kuasa penuh atas lembaga investasi Hony Capital. Didirikan pada tahun 1984 oleh Liu Chuanzhi dan 10 orang ahli riset pasar, Legend memulai usahanya hanya dengan modal awal $30,000. Uang itupun didapat dari donasi Chinese Academy of Science, lembaga penelitian milik pemerintah. Empat bank yang dipersiapkan untuk mengkoordinasi IPO yaitu China International Capital Corp., UBS AG, Goldman Sachs Group Inc. dan Morgan Stanley. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search