Penjualan IBM Selama Sembilan Kuartal Terakhir Masih Buruk

Penjualan IBM Selama Sembilan Kuartal Terakhir Masih Buruk

Jum'at, 18 Juli 2014 09:47:24 WIB

Monexnews -

International Business Machines Corp., melaporkan penurunan penjualan selama sembilan kuartal beruntun seiring turunnya permintaan untuk perangkat keras (hardware) dan layanan komputer, ini menggarisbawahi untuk perlunya rencana darurat untuk dapakan lebih banyak pendapatan dari bisnis baru seperti cloud computing. Saham IBM bergerak lebih rendah pada akhir jam perdagangan. Pendapatan di kuartal kedua turun sebesar 2% dari setahun yang lalu menjadi $24.4 milyar, di bandingkan dengan estimasi dari analis untuk menjadi $24.1 milyar. Penyesuaian untuk earnings naik menjadi $4.32 per saham, 1 sen lebih tinggi dari estimasi analis, di dorong oleh pemangkasan biaya dan pembelian saham kembali.

CEO IBM Ginni Rometty bertaruh bahwa para pebisnis ingin menyimpan data mereka dan aplikasi perangkat lunak jarak jauh, di dalam cloud, dan mereka perlu IBM untuk membantu menyimpan tumpukan data yang mereka kumpulkan. Dia meminta kepada para investor untuk bersabar, dengan meminta mereka untuk membeli kembali saham dengan mempersuasi mereka untuk menunggu titik perubahan dimana teknologi terbaru mereka dapat mendorong perusahaan ke arah yang lebih benar.

Ini lebih menjadi cerita tentang dirinya sendiri, kata Bill Kreher, seorang analis di Edwards Jones & Co. Dia meninggalkan investor untuk mengukur seberapa besar keyakinan yang mereka miliki dalam kemampuan IBM untuk mengeksekusi rencana tersebut. Pada beberapa titik, investor melihat pada kualitas dari earnings dan mungkin akan melihat momentum bisnis di waralaba inti.

Perusahaan mempertahankan perkiraan untuk $18 persaham dalam penyesuaian earnings pada tahun ini dan $20 persaham pada tahun depan. Bagian dari ekspansi tersebut memprediksikan pada pertumbuhan penjualan cloud computing, yang tumbuh 50% di semester pertama tahun ini dari periode yang sama di tahun 2013.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search