Peringkat Sony Di Pangkas Oleh Moody’s Menjadi Junk

Peringkat Sony Di Pangkas Oleh Moody’s Menjadi Junk

Senin, 27 Januari 2014 18:51:06 WIB

Monexnews -

Peringkat kredit Sony Corp. di pangkas menjadi junk oleh Moody s Investor Service seiring produsen TV terbesar di Jepang tersebut sedang berjuang untuk menangkap permintaan konsumen untuk smartphone dan komputer tablet. Peringkat Sony di turunkan menjadi Ba1, satu tingkat di bawah peringkat investasi, dari Baa3 dan outlooknya adalah stabil, kata Moody s dalam pernyataannya di email pada hari ini. Sony juga di labeli peringkat junk oleh Fitch Ratings, sementara Standard & Poor s berikan level perusahaan pada peringakat investasi terendah kedua. Sony, yang secara mengejutkan membukukan kerugian di kuartal bulan September, sedang bertarung untuk penyusutan permintaan untuk TV dan PC di tengah para konsumen beralih ke perangkat mobile yang di produksi oleh Apple Inc. dan Samsung Electronics Co., CEO Sony, Kazuo Hirai sedang mencoba untuk meningkatkan laba perusahaan yang berbasis di Tokyo ini dengan mengambil keuntungan dari kepemilikan elektronik konsumen ke ponsel mobile dan hiburan. Laba sony kemungkinan masih lemah dan volatile, kata Moody s dalam pernyataanya. Kami perkirakan mayoritas bisnis inti pada elektronik konsumen, seperti TV, ponsel, kamera digital dan PC, akanterus menghadapi tekanan penurunan laba yang signifikan. Industri PC telah mengalami tahun terburuk di tahun 2013, dengan jumlah pengiriman yang turun sebesar 10 persen di tengah peralihan minat konsumen ke perangkat mobile. Sony di bulan Oktober memangkas perkiraan penjualan tahunan untuk komputer Vaio menjadi 5.8 juta unit dari 6.2 juta dan mengatakan bahwa bisnis ini memerlukan reformasi yang mendasar. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search