Praktik Kampanye Hitam, Samsung Kena Denda Rp3.7 Miliar

Praktik Kampanye Hitam, Samsung Kena Denda Rp3.7 Miliar

Jum'at, 25 Oktober 2013 09:39:11 WIB

Monexnews - Komisi Pengawas Persaingan Usaha Taiwan beberapa saat lalu resmi menjatuhkan denda senilai $341.037 atau sekitar Rp3.7 miliar kepada Samsung Electronics. Perusahaan ponsel asal Korea itu terbukti melakukan praktik tidak sehat untuk menjatuhkan reputasi produk pesaingnya. Pada bulan April silam, Taiwan Fair Trade Commission memulai investigasi terhadap kasus antara Samsung dan produsen ponsel asli Taiwan, HTC. Samsung diklaim membayar sejumlah siswa untuk membuat komentar negatif tentang kualitas produk HTC di media-media online. Di saat yang sama, para siswa juga dibayar untuk menulis review yang bagus soal ponsel buatan Samsung. Praktik Samsung dikategorikan dalam pelanggaran berbentuk 'iklan palsu' dan kerap membuat calon konsumen produk rival enggan membeli produk incarannya. Bukti-bukti dan kesaksian yang diterima otoritas membuktikan praktik ilegal oleh konglomerasi elektronik asal negeri ginseng. Selain mendenda Samsung, otoritas Taiwan juga memberi penalti kepada dua perusahaan trading Taiwan yang bertanggungjawab atas kampanye hitam di internet itu. Samsung menyatakan kecewa atas vonis pemerintah namun berkomitmen untuk mematuhinya. HTC sendiri adalah salah satu spesialis pembuat ponsel cerdas yang cukup disukai pasar dalam lima tahun terakhir. Namun belakangan ini angka penjualannya memang sangat buruk di tengah kemunculan produsen-produsen baru dan dominasi pemain lama. Pada awal bulan ini, HTC mencatat kerugian kuartalan pertamanya sejak go public tahun 2001. Produk andalan HTC One gagal mengimbangi kesuksesan penjualan iPhone dan Galaxy S di tahun 2013. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search