Proyeksi Laba Samsung Electronics Cukup Mengecewakan

Proyeksi Laba Samsung Electronics Cukup Mengecewakan

Selasa, 07 Juli 2015 11:48:25 WIB

Monexnews - Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics Co Ltd pada hari Selasa memberikan proyeksi earnings kuartal kedua yang lebih rendah dari ekspektasi, seiring kekurangan suplai mewarnai peluncuran smartphone terbarunya dan minimnya permintaan dari pasar utamanya kemungkinan akan menekan tingkat penjualan. Proyeksi tersebut menunukkan bahwa Samsung, yang saat ini berada dalam jalur pemulihan, akan kesulitan untuk mengulang kembali laju pertumbuhan mengesankan yang diraih pada pergantian dekade lalu seiring kompetisi pada pasar smartphone menjadi semakin ketat dan penurunan tingkat permintaan di China dan Eropa.

Laba operasional untuk kuartal kedua diperkirakan turun sebesar 4% dari setahun sebelumnya menjadi 6.9 trilyun won (6.13 milyar dollar, menurut Samsung,

laba tertingginya dalam 4 kuartal terakhir namun juga penurunan tingkat tahunan sepanjang 7 kuartal berturut-turut. Ekspektasi survey Thomson Reuters I/B/E/S menunjukkan laba sebesar 7.2 trilyun won. Menurut analis, tidak perduli seberapa kompetitif sebuah perusahaan, jika secara keseluruhan tingkat permintaan berkurang. Laba kuartal ketiga kemungkinan besar akan sama dengan kuartal kedua, tambahnya. Pendapatan untuk kuartal kedua diperkirakan turun 8.3% dari setahun sebelumnya menjadi 48 trilyun won, jauh di bawah estimasi sebesar 53.4 trilyun won dan penurunan selama 5 kuartal berturut-turut untuk tingkat tahunan. Samsung tidak memberikan rincian lainnya dan akan merilis laporan penuh pada akhir Juli.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search