Rolls-Royce Kembali Pangkas Outlook Laba

Rolls-Royce Kembali Pangkas Outlook Laba

Jum'at, 13 Februari 2015 16:32:28 WIB

Monexnews - Rolls-Royce Holdings PLC pada hari Jumat kembali memangkas proyeksi labanya untuk tahun ini di tengah hambatan ekonomi yang mengakibatkan penurunan laba yang tajam untuk tahun 2014. Produsen mesin tersebut melaporkan laba bersih tahunan hanya sebesar 69 juta pound (106.1 juta dollar), dibandingkan dengan 1.37 milyar pound setahun sebelumnya, dalam pendapatan yang turun menjadi 13.74 milyar pound dari 14.64 milyar dollar. CEO John Rishton mengatakan "Tahun 2014 merupakan tahun yang mix di mana pendapatan turun untuk pertama kalinya dalam satu dekade, menunjukkan pemangkasan belanja oleh konsumen, ketidakpastian makroekonomi, dan turunnya harga komoditas." Penurunan tajam pada laba bersih menunjukkan revaluasi terhadap hedging mata uang, ucap CFO David Smith. Laba sebelum pajak mencapai 1.6 milyar pound.

Rolls-Royce memangkas proyeksi labanya untuk keduakalinya tahun ini, mengatakan laba sebelum pajak dapat mencapai sekitar 1.4 - 1.55 milyar pound, dari 1.62 milyar pound di tahun 2014. Aliran dana luang akan turun, sementara tingkat

penjualan dapat mencapai antara 13.4 - 14.4 milyar pound. Rolls-Royce, yang mana setahun lalu masih memperkirakan akan kembali meraih laba dan pertumbuhan penjualan, di bulan Oktober mengatakan laba dapat berkontraksi sebanyak 3%. "Lingkungan eksternal telah memburuk pada sejumlah pasar utama kami. Terutama, harga minyak yang turun lebih dari setengah, menciptakan ketidakpastian bagi kebanyakan pasar dan konsumen kami," menurut pernyataan Rolls-Royce.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search