Samsung Gandeng Intel dalam Produksi Tablet

Samsung Gandeng Intel dalam Produksi Tablet

Jum'at, 31 Mei 2013 10:49:06 WIB

Monexnews - Sudah sejak lama Intel tenggelam dalam persaingan di industri prosesor smartphone dunia. Kini nama besar produsen microchip asal Amerika itu bisa pulih kembali berkat 'bantuan' dari raksasa elektronik Korea. Samsung Electronics dipastikan memilih Intel sebagai penyuplai prosesor bagi sederet produk ponsel dan tablet Android besutannya. Menurut Reuters, kedua pihak sudah sepakat menjalin kerjasama strategis di masa depan. Pihak yang paling antusias dengan 'deal' ini adalah Intel, perusahaan yang sejak lama menunggu waktu untuk bersaing di level atas bisnis tablet dan ponsel. Chip bernama Clover Trail buatan Intel akan dipakai setidaknya untuk satu seri tablet Galaxy Tab 3 10.1, yang merupakan pesaing utama Apple iPad. Selama ini Samsung menggunakan produk chip buatan ARM Holdings asal Inggris dalam komponen utama produk-produk andalan. Meski sudah memperkuat jajaran supplier Samsung, prosesor Intel sebelumnya hanya dipakai oleh Samsung untuk produk yang kurang dijagokan meraih atensi konsumen yakni tablet ATIV berbasis Microsoft. Adapun produk utama yang akan menandai kiprah Intel bersama raksasa Korea ini adalah tablet ATIV terbaru, yang siap diluncurkan 20 Juni mendatang. Kemudian event pamungkasnya sendiri adalah perkenalan Galaxy Tab baru, yang konon fitur operasionalnya sudah memakai prosesor buatan Intel. Namun demikian belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah Intel akan digunakan untuk produk-produk utama lainnya di masa depan. Kemungkinan besar semua baru bisa dipastikan setelah Samsung menerima aspirasi dari para penggunanya nanti. Industri prosesor gadget dunia kini masih didominasi oleh chip-chip berteknologi ARM buatan Qualcomm, Samsung dan Nvidia. Baik pihak Samsung maupun Intel menolak berkomentar tentang berita tersebut dan konfirmasi kemungkinan akan diterima pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan. Harga saham Intel semalam (Kamis 30/05) ditutup pada harga $24.21 atau turun 0.25%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search