Setelah Franc Swiss, Apple akan Terbitkan Obligasi Berbasis Yen

Setelah Franc Swiss, Apple akan Terbitkan Obligasi Berbasis Yen

Rabu, 27 Mei 2015 13:34:18 WIB

Monexnews - Apple Inc. kemungkinan akan menerbitkan surat hutang berdenominasi Yen Jepang untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kabar ini beredar di beberapa media cetak, yang mengutip pernyataan sumber dalam perusahaan. Apple berencana memanfaatkan iklim suku bunga rendah di wilayah luar Amerika Serikat (AS) dengan mengeluarkan obligasi korporat. Raksasa teknologi ini siap menerbitkan obligasi Yen senilai 200 miliar ($1,6 miliar) untuk membayarkan dividen kepada pemegang saham dan memperluas bisnis di Jepang. Jumlah dan harga obligasi belum ditentukan secara pasti serta masih bisa berubah sesuai dengan permintaan investor. Pihak Apple sendiri belum mengeluarkan statement resmi terkait kabar ini. Biaya penerbitan dan bunga surat hutang yang rendah di Jepang kemungkinan menjadi alasan di balik rencana Apple. Di tengah pemberlakuan suku bunga acuan yang murah oleh Bank of Japan, penerbitan obligasi di negara ini jadi lebih murah ketimbang di AS. Kalaupun ada risiko yang harus dipikirkan oleh Apple, tak lain adalah soal pergerakan nilai tukar Yen terhadap Dollar. Menurut sumber perusahaan, bank investasi Goldman Sachs akan menjadi koordinator penjualan. Jepang merupakan salah satu negara yang berperan dalam perkembangan bisnis perusahaan termahal dunia ini. Apple memiliki beberapa toko resmi di Jepang dan produk iPhone-nya mempunyai basis pengguna cukup besar di sana. iPhone bahkan berhasil menyalip penjualan ponsel produk lokal semacam Sony Corp. dan Sharp Corp. serta merk Asia lainnya, Samsung Electronics Co. Apple juga memiliki komitmen dengan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk membangun lembaga penelitian di dekat kota Yokohama di akhir 2015. Jepang menjadi tujuan penerbitan obligasi ke-dua setelah Swiss (Februari lalu), yang memang dikenal pula sebagai salah satu negara dengan suku bunga rendah. Tim Cook dan kolega masih memilih untuk meminjam uang dari publik ketimbang memakai hasil keuntungannya di luar negeri untuk buyback saham dan membayar dividen. Moody s Investors Service memberikan rating Aa1 kepada obligasi keluaran Apple atau ranking terbaik ke-dua setelah Aaa. [Harga saham Apple Inc (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $129.62 atau melemah 2,20% di sesi perdagangan hari Selasa (26/05).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search