Susul BMW, Mercedes Benz Buka Pabrik di Amerika

Susul BMW, Mercedes Benz Buka Pabrik di Amerika

Jum'at, 06 Maret 2015 10:47:09 WIB

Monexnews - Raksasa mobil Eropa, Daimler AG, mulai agresif mengepakkan sayap bisnisnya ke luar negeri. Tidak tanggung-tanggung, pemilik merk Mercedes Benz ini berencana menanamkan $500 juta atau setara Rp6,5 triliun untuk membangun pabrik mobil van di Carolina Selatan, Amerika Serikat. Kepastian itu didapat setelah pemerintah setempat bersedia memberikan fasilitas keringanan pajak, bantuan administratif dan training kepada Daimler. Sebelum menetapkan Amerika sebagai negara produksi, Daimler sempat mempertimbangkan Meksiko sebagai lokasi pabrik baru. Faktor kesepakatan luar negeri dan tenaga kerja yang murah menjadi alasan di balik pertimbangan tersebut. Namun kebimbangan itu akhirnya terjawab setelah adanya kepastian investasi dan fasilitas pajak dari negara bagian Carolina Selatan. Mercedes Benz juga baru saja memindahkan kantor pusatnya dari New Jersey ke Atlanta karena alasan efisiensi. Mercedes Benz akan mendisain kembali versi van Sprinter dan merakitnya di pabrik Amerika. Adapun jumlah tenaga kerja yang bisa terserap mencapai 1,300, belum termasuk karyawan supplier komponennya. Sprinter merupakan salah satu van yang disukai oleh konsumen karena harganya tidak terlalu mahal, sekitar $43.000. Lebih dari 25.000 unit Sprinter terjual tahun lalu, dan permintaan untuk mobil jenis van kecil naik 27% dibandingkan bulan Februari 2014. South Carolina sendiri sudah menjadi 'rumah' bagi perusahaan Jerman, BMW AG. Sejak dibuka tahun 1994 silam, pebrik BMW sudah mempekerjakan 10.000 karyawan dan merakit 450.000 per tahun dengan sebagian besar hasil produksi ditujukan untuk ekspor. Jika ditotal, nilai ekspor kendaraan dari pabrik-pabrik di wilayah South Carolina naik dari $579 juta di 1996 menjadi $9,2 miliar di 2014, belum termasuk produk ban dan suku cadangnya. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search