Toyota Siap Melakukan Buying Back Di Tengah Melimpahnya Kas Mereka

Toyota Siap Melakukan Buying Back Di Tengah Melimpahnya Kas Mereka

Kamis, 27 Maret 2014 08:42:18 WIB

Monexnews -

Toyota Motor Corp., yang merupakan produsen otomotif terbesar di dunia, mengatakan bahwa mereka akan membeli kembali saham mereka untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir seiring melonjaknya dana kas uang tunai dan melambungnya laba mereka.

Toyota akan melakukan pembelian kembali sebanyak 60 juta saham, yang setara dengan kepemilikan saham sebesar 1.9%, untuk senilai 360 milyar yen ($3.5 milyar), kata Toyota dalam pernyataannya kemarin. Perusahaan akan menarik sekitar setengah dari saham mereka di bulan Juni. Nilai saham Toyota turun sebesar 0.2% menjadi 5,612 pada pagi ini di Tokyo, sementara itu indeks patokan Jepang turun sebesar 1.6%.

Dengan melonjakanya dana kas uang tunai di produsen mobil tersebut telah memicu seruan seperti dari Takaki Nakanishi, yang seorang analis top di majalah otomotif Institutional Investor, agar perusahaan mengembalikan uang kepada para pemiliki saham atau berinvestasi dengan pabrik baru. Produsen sedan Camry dan mobil hybrid Prius memperkirakan mereka akan mencapai laba yang pada rekornya di kisaran 1.9 triliun yen pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret.

Mereka memiliki uang tunai dan masih menjadi lembaga yang konservatif dengan mereka melakukan pembelian saham kembali, kata Frank Schwope, seorang analis di NordLB di Hover yang merekomendasikan membeli saham Toyota. Ini berita yang bagus untuk perusahaan dan begitu juga dengan para pemegang saham.

Saham Toyota telah tergelincir sebesar 13% pada tahun ini, di bandingkan dengan penurunan sebesar 11% di indeks Topix. Perusahaan mobil tersebut terakhir melakukan pembelian saham kembal di bulan Februari 2009.

Kebijakan pembelian saham kembali di lakukan tetap dengan Presiden Akio Toyoda memulai Toyota Mobility Foundation, yang akan mendukung organisasi nirlaba dan para peneliti bekerja untuk memperbaiki sisten transportasi dalam mengembangkan pasar, kata perusahaan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search