Vodafone Pertimbangkan Untuk Lepas IPO Unit India

Vodafone Pertimbangkan Untuk Lepas IPO Unit India

Selasa, 26 Mei 2015 00:37:01 WIB

Monexnews - Vodafone Group PLC mempertimbangkan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) untuk bisnisnya di India, yang merupakan unit operator nirkabel terbesar berdasarkan jumlah pelanggannya, kata orang yang familiar dengan hal tersebut.

Bank investasi Rostchild sedang menyusun laporan tentang keuntungan yang didapat dari IPO, yang mungkin akan direncanakan akan disampaikan pada bulan Agustus, menurut narasumber tersebut, yang minta tidak identifikasi karena rencana ini belum dipublikasikan. Vodafone akan memutuskan apakah mereka akan melanjutkan setelah itu atau tidak, dan IPO juga akan tergantung pada kondisi pasar, kata narasumber tersebut.

IPO akan berikan Vodafone uang tunai sementara membiarkan investor untuk bertaruh khususnya pada India, yang pertumbuhan jumlah pelanggannya melampaui negara yang lebih matang seperti pasar rumah Vodafone itu sendiri di Inggris. Saham Vodafone menyentuh level tertinggi dalam lebih dari 14 tahun pada pekan lau setelah komentar dari John Malone dari Liberty Global Plc yang memicu ekspektasi bahwa operator nirkbale tersebut akan mengambil bagian dalam konsolidasi industri.

Perwakilan dari Vodafone dan Rostchild menolak untuk berikan komentar. CNBC-TV18 sebelumnya memberitakan rencana Vodafone yang berbasis di Newbury Inggris pada rencana IPO pada unit di India.

Pendapatan sebelum pajak pada divisi Vodafone di India, terdepresiasi dan amortisasi mencapai 1.28 miliar poun ($2 miliar) dalam tahun fiksal terbaru pada penjualan 4.3 miliar pound. Unit tersebut, yang telah memiliki pelanggan lebih dari 180 juta, menyumbang sekitar 10% dari total pendapatan Vodafone. Saham Vodafone telah menguat 14% pada tahun ini, memberikan nilai pasar perusahaan sebesar 67.3 miliar pound.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search