Walmart Terbukti Mengutip Keuntungan dari Harga Coca-cola

Walmart Terbukti Mengutip Keuntungan dari Harga Coca-cola

Rabu, 17 September 2014 10:53:02 WIB

Monexnews - Salah satu perusahaan eceran terbesar dunia, Walmart, terbukti melakukan manipulasi harga minuman kaleng di Amerika Serikat. Perusahaan menaikkan harga jual Coca-cola sesukanya dengan mengabaikan harga jual resmi dari produsennya. Walmart dalam beberapa bulan ke belakang menaikkan harga jual satu pak Coke (1 lusin) sebanyak 50 sen dari harga rekomendasi produsennya. Padahal di Amerika Serikat, pihak penjual dilarang untuk menetapkan harga suatu produk di atas harga yang sudah diiklankan. Penyimpangan ini langsung ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Kota New York. Menurut pengakuan konsumen, pegawai Walmart biasanya mengaku kalau harga Coke jadi lebih mahal karena kena 'pajak produk mengandung gula'. Di Amerika sendiri tidak ada namanya pajak khusus untuk produk yang mengandung gula sehingga jaksa wilayah langsung membawa kasus ini ke pengadilan. Di toko yang terletak di Buffalo, mark-up harga Coca-cola bahkan lebih tinggi yakni mencapai $3 per pak di atas harga yang diiklankan. Menyadari kesalahannya, Walmart langsung mengembalikan minuman kaleng itu ke harga normal pada tanggal 12 Juni 2014. Kebijakan itu baru diambil setelah jaksa Eric Schneiderman mendaftarkan gugatannya ke pengadilan. Secara total, Walmart sudah menjual 66.000 kaleng Coke dengan harga yang lebih tinggi. Oleh karena itulah, perusahaan kemudian sepakat membayar uang ganti rugi sebesar $66.000 atau setara $1 per kaleng agar penyelidikan kasus ini tidak dilanjutkan. Juru bicara Walmart menyatakan permohonan maafnya kepada konsumen pada hari Selasa (16/09). Perusahaan berjanji untuk selalu memastikan bahwa harga jualnya tidak menyalahi ketentuan usaha di Amerika. [Harga saham Walmart (NYSE:WMT) ditutup pada posisi $76.32 atau menguat 0.67% pada sesi perdagangan hari Selasa (16/09).] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search