Zynga Pangkas Lagi Jumlah Karyawannya

Zynga Pangkas Lagi Jumlah Karyawannya

Jum'at, 31 Januari 2014 11:36:01 WIB

Monexnews - Ketika perusahaan lain bergiat membuka lapangan kerja baru, developer permainan online Zynga justru kembali mengumumkan rencana PHK karyawannya. Sebanyak 314 pekerja akan dirumahkan sehingga jumlah pengeluaran untuk karyawan akan berkurang 15%. Zynga memang sedang 'bersih-bersih' dalam rangka menghemat angka pengeluarannya. Pasca PHK lebih dari 300 orang itu, perusahaan akan menyelamatkan pos belanja sebanyak $18 juta untuk tahun buku 2014. Zynga memang sedang berjuang supaya tidak bangkrut karena masa kejayaan game-game online seperti FarmVille dan poker mulai memudar. Pihak direksi mengatakan kalau jumlah pengguna aktif harian kini berkurang lebih dari 50% di kuartal IV lalu menjadi 27 juta orang saja. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan catatan tahun 2012 yang angkanya mencapai 59 juta pengguna aktif. Alhasil, Zynga merugi $20.8 juta di triwulan akhir 2013 sekaligus gagal mengulangi perolehan laba $6.9 juta setahun sebelumnya. Sejak tahun lalu, Zynga mengumumkan program pengurangan karyawan. CEO Mark Pincus juga mengundurkan diri dari kursi CEO di bulan Juli sebagai wujud pertanggungjawabannya atas keterpurukan bisnis perseroan. "Dalam tujuh bulan terakhir, tim kami bekerja di bawah tekanan. Kami melewati periode sulit di tahun 2013 dan berharap yang terbaik tahun ini," ujar CEO Don Mattrick dalam pernyataannya. Sementara untuk kepentingan merjer dan akuisisi, perusahaan masih mampu menerapkannya guna menggenjot perolehan laba di masa depan. Zynga pada hari Kamis kemarin resmi membeli NaturalMotion, sebuah perusahaan pengembang game untuk ponsel dan tablet dengan permainan andalan CSR Racing dan Clumsy Ninja. [Harga saham Zynga (NASDAQ:ZNGA) ditutup pada posisi $3.56 atau menguat 4.09% pada sesi perdagangan Kamis (30/01)] (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search