China Turut Terkena Imbas Capital Outflow

China Turut Terkena Imbas Capital Outflow

Selasa, 23 Juli 2013 17:03:56 WIB

Monexnews -

Keluarnya modal asing dari Cina pada Juni, seiring dengan melambannya pertumbuhan ekonomi serta terhentinya penguatan nilai tukar yuan, turut berpengaruh dalam krisis kredit yang mencemaskan sistem perbankan Cina.

Krisis kredit ini telah lumayan berkurang sejak bulan lalu lantaran bank sentral menyuntikkan likuiditas di pasar antarbank, sarana untuk bank saling meminjam satu sama lain. Namun krisis ini mendatangkan keraguan akan kekuatan sistem perbankan dan keuangan Cina.

Arus modal keluar neto pada Juni ini adalah pertama kalinya sejak November. Bank sentral, The People s Bank of China (PBC), dan lembaga-lembaga finansial menjual mata uang asing bernilai hingga 41,2 miliar yuan pada Juni, sementara pada Mei mata uang asing yang dibeli bernilai 66,86 miliar yuan, demikian menurut perhitungan The Wall Street Journal berdasarkan data PBC yang dirilis pada Senin.

Sebagian besar penjualan atau pembelian itu dilakukan oleh bank sentral. Analis menganggap angka-angka itu sebagai indikator utama arus keluar dan masuknya modal asing ke Cina. Menurut analis, rendahnya pembelian mata uang asing itu juga mencerminkan penurunan ekspor Juni sebesar 3,1% jika dibandingkan periode yang sama setahun lalu. Ekspor berkurang lantaran merosotnya permintaan luar negeri dan aturan pelaporan yang lebih ketat.

Bank-bank Cina terjebak dalam krisis kredit yang dimulai pada akhir Mei, akibat sejumlah faktor seperti berkurangnya pasokan modal asing, pembayaran pajak musiman, dan ketidaksesuaian antara pendanaan jangka pendek dengan kredit jangka panjang perbankan. Suku bunga pinjaman di pasar antarbank meroket hingga 30% pada 20 Juni, puncak krisis kredit. Selanjutnya Bank sentral Cina telah menyuntikkan 195,1 miliar yuan ke pasar antarbank sejak awal Juni, sehingga turut meringankan beban bank-bank komersial. Sejak saat itu suku bunga jatuh drastis dan berputar di sekitar 3,1% pada Senin, mendekati level pra-krisis kredit.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search