Data Payrolls AS Mendorong Prospek Permintaan Minyak

Data Payrolls AS Mendorong Prospek Permintaan Minyak

Jum'at, 05 Juli 2013 20:40:19 WIB

Monexnews - Harga minyak mentah melesat hingga di atas $102 per barrel pada hari Jumat, dan bertahan di jalur menuju kenaikan mingguan terbesar sejak bulan April, pasca data ketenagakerjaan AS yang solid mendorong optimisme atas prospek pertumbuhan permintaan di negara konsumen emas hitam terbesar dunia.

Pertumbuhan 195.000 lapangan kerja baru pada bulan Juni telah membantu tingkat

pengangguran AS stabil di level 7,6%. Angka Non Farm Payrolls tersebut berhasil melampaui ekspektasi pertumbuhan 165.000 pekerjaan dari para ekonom. Kendati demikian, pelaku pasar minyak masih harus menantikan apakah pemulihan pasar tenaga kerja yang lebih kuat akan mampu meyakinkan Federal Reserve AS untuk mulai memperlambat laju pembelian obligasi pada akhir tahun ini. Sebuah langkah yang berpotensi mengurangi likuiditas dan menekan harga komoditas.

"Dengan dukungan faktor teknikal dan fundamental yang kuat, tidak ada alasan untuk menjual minyak dalam kondisi seperti sekarang," kata Michael McCarthy, kepala analis pasar pada CMC Global Markets di Sydney.

Di samping itu, faktor geopolitik juga cenderung masih akan menopang rally harga minyak mentah. Kekacauan politik di

Mesir mungkin mulai mereda setelah Presiden Mohamed Mursi diturunkan secara paksa dari jabatannya. Namun kecemasan atas gangguan pasokan masih membayangi pasar minyak seiring merebaknya aksi mogok pekerja di Libya, yang mengakibatkan penutupan terminal ekspor terbesar negara tersebut.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Agustus ditawarkan pada kisaran $101.60 per barrel atau sekitar 0,5% di atas harga penutupan kemarin, setelah sempat menyentuh harga tertinggi sejak Mei 2012 di $102.40 per barrel. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search